Senin, 17 Oktober 2011

CARA MEMBERSIHKAN INTERIOR MOBIL BEKAS

Perawatan pada mobil bekas seperti cara membersihkan interior mobil bekas bisa dilakukan sendiri, baik di waktu luang saat weekend  maupun setelah melakukan perjalanan liburan. Demikian pula dengan alat serta bahan yang digunakan. Yang terpenting adalah ketelitian dalam melakukannya

Plafon merupakan area yang paling jarang tersentuh kotoran. Apalagi jika di dalam mobil tidak ada yang merokok. Namun bisa saja, tangan kotor anak Anda menyentuh plafon. Sebelum membersihkannya, perhatikan bahan pembuat plafon. Jika mobil Anda menggunakan plafon fabric,  proses kerjanya lebih mudah. Anda tinggal menyemprotkan cairan pembersih, dan seka perlahan dengan sikat halus. Lakukan gerakan searah agar tidak merusak seratnya. Lap dengan kain mikrofiber untuk mengangkat kotoran. Untuk mempercepat pengeringan bisa dibantu vacuum cleaner.
Jika plafon memakai bahan beledu. Setelah menyemprotkan cairan pembersih, coba usap perlahan dengan sikat. Perhatikan arah bergeraknya bulu-bulu beledu. Apabila bulu-bulu tersebut terangkat, artinya Anda salah arah dalam menyikatnya. Namun jika bulu-bulu tetap tidur, berarti Anda sudah benar. Penting untuk mengetahui arah pegerakan sikat untuk mengantisipasi tercabutnya bulu-bulu halus dari beledu. Serat beledu bersifat sensitif. Usahakan untuk tidak menyentuhnya jika tidak terpaksa. Sedikit goresan kuku cukup untuk merusak seratnya.

Dasbor : Masalah yang umum terjadi  pada dasbor biasanya hanya kotor oleh debu. Gunakan lap chamois  untuk mengangkat kotoran. Selanjutnya, keringkan dengan kain mikrofiber. Yang patut diperhatikan adalah dasbor yang sering terpapar panas matahari. Upaya perawatan bisa dilakukan dengan memakai interior dressing  non-silikon. Usap dengan kain mikrofiber. Sehingga kelembaban dasbor tetap terjaga dan melindungi kabin dari ganasnya sengatan cahaya matahari.

Panel pintu : Kedua langkah di atas bisa dilakukan pula pada panel pintu. Sepanjang panel-panel ini menggunakan bahan vinyl,  kulit, karet, dan plastik.Untuk panel kayu dan mengilap, tidak perlu menggunakan bahan interior cleaner,  dan dressing.  Salah aplikasi malah akan menimbulkan noda. Cukup dibersihkan dan pastikan tak ada noda membandel yang menempel.

Jok : Jok memiliki potensi kotor yang besar. Apalagi jika ditambah kejatuhan serpihan makanan atau terciprat air minuman. Untuk jok terlapis kulit upaya membersihkannya lebih mudah. Syaratnya adalah segera dibersihkan begitu terkena. Jika pun tidak dan baru dikerjakan setelah sampai rumah, bisa memakai bahan leather cleaner.  Rawat kelembabannya dengan leather conditioner. Sementara untuk jok berbahan fabric,  bersihkan dengan vacuum cleaner.  Gunakan interior cleaner  untuk mengenyahkan noda. Usap dan bersihkan dengan sikat halus. Lakukan gerakan searah agar tidak merusak serat kain. Seka dengan kain mikrofiber untuk mengangkat semua kotoran.

Karpet : Karena lokasinya di bawah, tak ayal karpet pelapis dan dasar menempati peringkat paling kotor. Langkah paling mudah adalah mengangkat kotoran dengan vacuum cleaner.  Tapi karpet mobil sekarang ada yang berbahan bulu. Karena serat bulu panjang dan lebat, kotoran dapat menyusup ke dalam. Gunakan sikat halus untuk mengangkatnya. Bisa dibantu dengan cairan pembersih khusus karpet bulu agar kotoran melunak dan mudah terangkat.
Sama seperti beledu, pastikan arah gerakan dengan mencobanya sekali. Pada beberapa jenis karpet, terdapat pembatas tenunan yang hanya terlihat saat disikat dalam kondisi basah. Usahakan searah dengan garis pembatas tenunan. Perhatikan pula arah rebahnya serat.
Seka dengan kain mikrofiber untuk mengangkat sisa kotoran dan mengeringkan. Vacuum cleaner  dapat digunakan untuk memastikan kebersihan, dan mengurangi kelembaban. Namun jika Anda ingin hasil maksimal, keluarkan karpet pelapis dan cuci di luar. Tentu dengan prosedur serupa. Pastikan kering sempurna supaya tidak meninggalkan jejak bau.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar