Sabtu, 03 Desember 2011

Tips Seputar Masalah Yang Muncul Pada AC Mobil Bekas

Jika sedang mengendarai mobil bekas tentu sangat tersiksa bila tidak ada udara penyejuk (AC), ditambah lagi saat terjebak dalam kemacetan. Biasanya AC tak berfungsi bisa karena kelalaian pemilik dalam melakukan perawatan. Seelain itu juga disebabkan oleh usia pakai komponen atau tingginya frekuensi pemakaian. Berikut ini beberapa tips seputar masalah yang muncul pada AC mobil bekas
  • AC kurang terasa dingin : Pemicunya datang dari kompresor. Kopling magnet pada kompresor AC yang sudah aus atau sepul magnet ada yang putus bisa mengakibatkan kerja kompresor mengalirkan freon terhambat. Penyebab lain, ada kebocoran pada evaporator mengnakibatkan freon terbuang percuma. Harus ganti baru kalau dilas hanya tahan sebentar.
  • Bau kurang sedap : Penyebabnya, kondisi interior yang kotor dan jorok akibat kebiasaan penumpang membawa makanan. Aroma sisa makanan bisa menempel di jok, trim pintu atau karpet. Kebiasaan merokok juga menyumbang aroma tak sedap di kabin mobil anda.
  • Bunyi aneh saat dihidupkan : Asal bunyi biasanya dari kompresor yang bermasalah. Biasanya bearing di dalam kompresor sudah aus atau pecah yang akan menghambat kerja kompresor dan menimbulkan suara berisik. Lainnya, datangnya dari blower. Untuk beberapa merek mobil, posisi komponen tersebut ada di laci dasbor. Jika laci penuh denngan buku atau benda ringan maka akan tersedot, langsung menimbulkan bunyi.
  • Freon kurang : Kondisi ini dikarenakan ada kebocoran pada selang atau evaporator, sehingga freon terbuang percuma. Umumnya freoan berkurang setelah pemakaian di atas 2 tahun. 


Kamis, 01 Desember 2011

Tips Seputar Pengapian Pada Mobil Bekas

Keluaran pabrikan yang telah memproduksi mobil bekas sekarang ini umumnya sudah dilengkapi dengan sistem pengapian yang canggih dan juga dengan presisi agar konsumsi bahan bakar kian efisien, Tujuannya, tentu berkaitan dengan efisiensi bahan bakar, tetapi tanpa mengorbankan performa.

Namun, kecanggihan sistem pengapian membuatnya semakin sulit diutak-atik. Akan tetapi untuk langkah memaksimalkan pengapian dengan komponen standar menjadi tidak begitu penting sehingga sistem pengapian langsung (direct fire) pada mobil-mobil bekas sekarang jarang disentuh ketika akan di-upgrade.

Ada juga yang memaksimalkan pengapian dengan menggunakan komponen aftermarket. Hal itu bisa terjadi bila kondisi mesin masih standar. Supaya terhindar dari pengetahuan dan kebiasaan yang salah seputar pengapian, berikut tips seputar pengapian pada mobil bekas di bawah ini : 

Jangan ganti busi sembarangan: Busi berperforma tinggi, yang diincar karakteristiknya, tidak jauh beda dengan busi aslinya. Ini seperti restriktor dan heat range-nya. Sampai meleset, kerja mesin akan terganggu. 

Besarnya voltase bukan segalanya : Kemampuan koil untuk memproduksi voltase arus listrik akan membuat pembakaran maksimal dan efisien memang benar. Namun yang terpenting, time delivery-nya. “Time delivery adalah  waktu yang diperlukan pada saat arus listrik mengalir dari koil sampai ke busi”. Semakin singkat waktunya, Taqwa melanjutkan, semakin baik pembakaran pada mesin. Untuk sistem direct ignition, time delivery-nya sangat singkat karena arus listrik dari koil langsung dikirim ke busi. Adapun sistem yang tak langsung (indirect) masih membutuhkan distributor.

Pemakaian koil high performace : Untuk mesin mobil yang sudah menganut direct ignition bukan hal yang mutlak pakai koilhigh performance. Selain harga selangit, kemampuan koil standar sudah cukup, kalau kebutuhannya untuk harian. Lain hal kalau sudah dimodifikasi ekstrem, seperti aplikasi turbo. Sebabnya, pada tahap itu, suplai arus listrik dari koil standar terlalu kecil.

Volt stabilizer dan ground wiring : Pemakaian dua komponen ini tidak mendongkrak tenaga yang signifikan, tetapi tetap perlu dipakai. Fungsinya memaksimalkan kualitas pengapian lantaran arus listrik yang ada di mesin menjadi lebih stabil.

Pemasangan piggyback : Fungsinya bukan untuk utak-atik setelan mesin, tetapi juga bisa memaksimalkan sektor pengapian. Dengan pemakaian piggyback, waktu pengapian bisa disetel sesuai kebutuhan. Caranya, majukan waktu pengapian beberapa derajat. Efeknya, harus dibarengi dengan pemakaian bahan bakar yang lebih berkualitas. Jika tidak, mesin bisa ngelitik.

Tips Menyimpan Barang Di Bagasi Mobil Bekas

Jika anda sering menyimpan barang-barang didalam bagasi mobil bekas, karena memang bagasi itu adalah tempat penyimpanan yang baik. Tapi terkadang orang membuat bagasi tampak seperti gudang dengan ciri khas barang berserakan dan tidak teratur.


Jika anda seorang pegolf sering meletakkan stik golf nya di bagasi untuk waktu yang lama, takut kehilangan momen untuk golf jadi tas golf yang berisi stik golf itu diletakkan di bagasi. Hal ini sebenarnya beresiko fatal untuk daya tahan dan fungsi dari golf club itu sendiri. Pertama, suhu panas akan melumerkan lem yang merekatkan grip dengan club dan club head dengan shaftnya. Sehingga pada saat anda gunakan mereka akan bergerak ke tempat yang membuat nya tidak presisi lagi.

Adalagi untuk mereka yang sering menyimpan benda elektronik seperti komputer, ipod dan segala benda elektronik yang menggunakan battery. Udara yang panas dalam bagasi akan membuat battery kehilangan daya simpannya dan lama kelamaan akan mati. Battery tidak dapat menyimpan listrik lagi dan memerlukan penggantian.

Air minum yang diletakkan di botol minum kemasan dalam kondisi isi ulang. Pada saat anda meminum air dari botol, bakteri dalam mulut anda akan masuk kedalam botol minuman. Pada suhu tertentu, bakteri tersebut akan berkembang biak dengan cepat sehingga air di botol tidak lagi layak minum.

Setelah anda mengetahui beberapa hal yang tidak dianjurkan, ada baiknya anda segera menurunkan bag golf kita dari bagasi apabila tidak ada acara untuk bermain golf. Membuang botol minuman yang tidak diperlukan (kecuali untuk air radiator), dan meletakkan tas laptop di kabin dalam dan membawanya pada saat anda turun dari mobil.

Rabu, 30 November 2011

Tips Berprilaku Aman Mengemudi Mobil Bekas Ketika Turun Hujan

Saat anda mengemudikan mobil bekas, dan ketika hujan turun di perjalanan sehingga dapat membuat permukaan jalan lebih licin dari biasanya, jarak pandang lebih terbatas, banjir dan banyak lagi. Untuk itu dalam menghadapi musim hujan, pengemudi mobil diharuskan merubah gaya mengemudinya agar dapat menghindari kecelakaan akibat dari adanya kondisi jalan yang berbeda. Berikut ini tips berprilaku aman mengemudi mobil bekas ketika turun hujan

Jaga Jarak Aman : Selain permukaan jalan lebih licin, jarak pandang berkendara juga jadi lebih terbatas, terutama saat hujan turun dengan sangat deras.Untuk menghindari tabrakan dan pengereman mendadak yang dapat membuat mobil tergelincir saat kondisi hujan deras, jarak antara mobil kita dengan mobil lain juga harus lebih diperjauh dan dijaga.

Hindari Genangan Air Dijalan : Musim hujan sering membuat genangan air yang membuat permukaan jalan sesungguhnya tidak diketahui, apakah berlubang dalam atau tidak, perlu disadari juga genangan air dapat terjadi karena ada permukaan yang tidak rata pada jalanan. Jika menemukan genangan air sebaiknya dihindari. Karena akan fatal akibatnya jika dibalik genangan air tersebut terdapat sebuah lubang yang besar dan dalam atau bahkan itu adalah sebuah got/saluran air lainnya.

Hindari Banjir : Yang paling ditakutkan saat musim hujan adalah terjadinya banjir dijalan, jadi bagi anda yang mengemudikan mobil, sebisa mungkin menghindari jalur jalanan yang menjadi titik-titik rawan banjir selama masih dapat menemukan jalur jalan alternatif yang tidak terkena banjir untuk samapai ke tujuan.

Namun jika memang tidak ada jalan lain, sebaiknya jangan panik atau jangan nekad langsung menerobosnya, jika mengalami hal ini ada kiat khusus untuk menghadapinya, Lihat dulu kondisi dan ketinggian banjir yang terjadi, jika banjir tersebut disertai arus deras dan air yang lebih tinggi dari posisi mesin sebaiknya urungkan niat untuk menerobos jalanan tersebut dan menepilah, karena arus deras dan air yang mampu merendam mesin dapat membuat mobil mengambang serta mudah terbawa arus yang deras tersebut, dan pastinya Jika banjir hanya merendam bagian knalpot dan ketinggian airnya tidak sampai merendam bagian air filter serta pengapian, mobil masih dapat melewatinya dengan cara masukkan persneling pada gigi satu, selanjutnya tekan pedal gas dan menjaga laju mobil jagan terlalu cepat dengan putaran mesin konstan hingga 3000 rpm atau jika tidak ada penunjuk RPM tekanlah pedal gas hingga putaran mesin agak tinggi dengan 'feeling' secara konstan.

Dengan begitu air tidak akan masuk kedalam mesin melalui knalpot, karena akan tersemburkan keluar akibat tekanan gas buang. Jangan menekan gas secara berulang-ulang dan melajukan mobil dengan kecepatan tinggi jika menerobos banjir. Akibatnya malah akan membuat mesin menyedot air dan kecepatan mobil yang tinggi akan membuat gelombang yang dapat merendam mesin mobil anda. 
Perlu diingat bila hujan baru saja turun, biasanya jalan menjadi sangat sulit dikuasai, karena lumpur dan minyak di jalan yang kering kini bercampur dengan air dan membentuk lapisan yang sangat licin, kewaspadaan perlu dipertahankan.

Rabu, 23 November 2011

Tips Aman Mengendarai Mobil Bekas Menggunakan Seatbelt

Dengan adanya kemajuan teknologi kini menjadikan mobil bekas semakin aman dan anda bisa membuatnya lebih aman lagi. Kuncinya disiplin dan akal sehat. Kecelakaan selalu terjadi saat kita lengah, tanpa kita tahu kapan dan dimana.

Maka biasakanlah menggunakan seatbelt dan mintalah pengendara lainnya untuk memasangnya pula. Kalau perlu paksa! Karena perangkat ini terbukti efektif memberikan tingkat perlindungan optimal pada kecelakaan.

Di Indonesia, semua mobil baru harus dilengkapi seatbelt dan pemerintah juga bersiap-siap menerapkan aturan yang mewajibkan pengendara mobil menggunakan seatbelt. Jika tidak, akan di denda atau masuk bui (UU No.14/1992, pasal 61).


Bila membawa anak balita atau bayi, tempatkan mereka di kursi khusus yang dipasang di kursi belakang mobil bekas. Karena anda bertanggungjawab terhadap keselamatan anak-anak, demi keselamatan anak, pasti ada jalan untuk mendapatkannya. Kursi ini juga harus dipasang dengan benar. Karena seringkali orang tua ceroboh dan asal pasang saja. Dalam kondisi seperti ini, daya lindung kursi akan merosot.

Anak yang sudah lebih besarpun sebaiknya duduk di kursi belakang. Menurut IIHS (Insurance Institute for Highway Safety), anak yang duduk di kursi belakang mempunyi peluang selamat pada kecelakaan fatal hingga 30% dibandingkan yang duduk di depan.

Airbag (kantong udara) depan juga bisa berbahaya untuk anak-anak, karena pelengkap seatbelt ini dirancang untuk orang dewasa. Letupannya yang membentur kepala anak, bisa menimbulkan cidera serius.

Saat berada di balik kemudi, biasakan pula untuk mengatur posisi senyaman mungkin dan beri ruang untukairbag saat meletup. Beri ruang kira-kira 25 - 30 cm dari roda kemudi untuk ruang airbag. Mobil-mobil modern menawarkan kemudahan untuk mengatur posisi ini. Sebagian juga menambahkan fasilitas memori yang sayang kalau tidak dimanfaatkan.

Kemudian posisikan headrest. Perangkat ini bukan saja nyaman, tapi juga memberikan perlindungan pada tulang belakang, bila mobil dibentur dari belakang. Caranya gampang, posisikan bagian atas head restrain pada titik antara ubun-ubun dengan ujung atas telinga. Banyak pengemudi yang menyepelekan hal ini. Meskipun mobil-mobil keluaran terbaru menawarkan teknologi whiplash yang bisa melindungi tulang leher, langkah-langkah seperti ini tetap layak dibiasakan.

Langkah berikutnya, mengatur kaca spion. Atur posisi spion sedemikian rupa, sehingga anda bisa memonitor apa yang terjadi di kiri dan kanan mobil juga di belakang.

Biasakan pula untuk menyimpan bawaan dibagasi. Bila tidak, saat kecelakaan, barang bawaan itu bisa meluncur deras dan melukai penumpang. Dan yang paling penting, jangan pernah mengendarai mobil saat dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan.

Faktor lain yang perlu diperhatikan, kurangi sebanyak mungkin hal-hal yang merusak konsentrasi berkendara anda. Saat ini yang paling sering dituding merusak konsentrasi adalah perangkat ponsel dan juga fasilitasi audio visual. Apapun jenisnya, pastikan untuk tetap konsentrasi, mata mengarah ke jalan dan tangan tetap di roda kemudi. Jangan lupa, emergency kit selalu tersedia di mobil bekas dalam kondisi siap pakai.