Selasa, 22 November 2011

Tips Menghilangkan Goresan Kecil Di Mobil Bekas

Saat berkendara mobil bekas untuk memasuki garasi mobil dirumah, dan dengan seiring pemakaian bisa muncul scratch mark atau goresan-goresan pada cat mobil. Utamanya pada bagian dalam handel pintu akibat tergores oleh kuku jari tangan. Luka mini tapi bisa bikin agak luka di hati ketika melihatnya. Sebab bisa saja hanya luka atau terjadi goresan di situ, sementara kondisi eksterior mobil masih mulus tanpa cacat.


Cukup mudah kok menghilangkan atau menghaluskan goresan yang terdapat pada handel pintu mobil, utamanya pada pintu supir dan pintu penumpang depan yang sering dibuka tutup. Goresan pada bagian dalam handel pintu ini tidak perlu cat ulang kembali.

Solusinya cukup dengan memoles sendiri pada bagian itu dengan memakai bahan-bahan yang biasanya untuk memoles mobil. "Bila terdapat goresan, gosoklah dengan kompon putih dengan mengguanakan kain berbahan kaos lembut".

Hal ini praktisi diyakini pemilik salon mobil. "Caranya mudah cukup dengan mengoleskan bahan kaos dengan kompon putih guna meratakan cat mobil lalu gosok dengan perlahan tapi dengan agak sedikit ditekan.

Setelah melakukan pemolesan, lakukan tahap finishing dengan memakai obat poles yang banyak tersedia di pasaran. Tunggu sekitar 10 menit setelah dioles agar meresap pada cat mobil. 


Lalu gosok kembali pelan-pelan dengan memakai kain berbahan kaos. Untuk obat poles bisa membeli produk car care seperti Meguiars, 3M, Kit dan berbagai macam produk lainnya yang terdapat pada toko-toko khusus perawatan bodi mobil. "Lebih baik mengelap finishingnya dengan kain lap berbahan micro fiber agar tampak lebih cemerlang".


Sekarang scratch mark sudah samar. Untuk mencegah hadirnya kembali goresan menyebalkan, bisa aplikasi lapisan tahan gores. “Tahap terakhir setelah dilakukan pemolesan, bisa tempelkan lakban bening supaya menghindari kembali goresan yang diakibatkan oleh kuku serta tidak merusak keindahan dari sebuah mobil".

Senin, 21 November 2011

Langkah - Langkah Yang Dilakukan Pasca Membeli Mobil Bekas

Setelah  mendapatkan mobil bekas pilihan anda, ada dua hal penting yang perlu di ketahui. Pertama, melakukan inspeksi serta check and recheck  sebelum transaksi. Kedua, prosedur pascabeli. Langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah dengan memeriksa mesin, sasis dan bodi. Hal ini untuk menentukan apa saja yang perlu diganti atau diperbaiki.

  • Periksa pada mesin dan transmisi : Sudah seharusnya bila selesai bertransaksi, sebaiknya langsung mengganti semua pelumas, mengganti seluruh filter dan melakukan tune-up. Utamanya soal pelumas dan filter (udara, oli, bahan bakar), sebaiknya diganti semua, sehingga kita mengetahui jadwal penggantian yang tepat.
  • Periksa juga kondisi pasokan bahan bakar, setelah melakukan dengan tune-up, baik yang masih menggunakan karburator ataupun injeksi berikut saluran dan pompa bahan bakarnya. Sebab ketidak beresan di bagian ini berefek pada performa dan konsumsi bbm.
  • Untuk melanjutkannya dengan memeriksa dan jangan ragu untuk mengganti timing belt  bila kondisinya sudah tak layak. Lakukan hal yang sama dengan v-belt.
  • Periksa ke sistem pendinginan mesin. Kuras dan ganti air radiator, termasuk yang ada di tabung resevoir. Untuk mesin yang menggunakan electric fan,  periksa apakah putaran motor listriknya masih cukup kencang. Sebab bila sudah lemah, mobil kerap mengalami overheat  saat terjebak kemacetan.
  • Periksa pada sistem kelistrikan. Untuk yang masih menggunakan aki konvensional, periksa jumlah dan kondisi air akinya.
  • Jika ada gelembung udara, berarti sel aki tersebut mendidih dan kemampuannya menyimpan arus sudah berkurang. Lakukan servis AC dengan mengganti oli kompresor berikut refrigerant-nya serta membersihkan unit internal AC.
  • Apabil mobil bekas sudah berusia 10 tahun lebih atau odometer sudah kembali ke 0, idealnya turun mesin. Walau tak ada part yang aus, Anda dapat memastikan kondisi mesin dan membersihkan tumpukan kerak. Ini menghemat pengeluaran tak terduga di kemudian hari yang acap lebih tinggi dari biaya turun mesin.

Sabtu, 19 November 2011

Cara Menghindari Sumber Masalah Agar Motor Second Tidak Boros

Sepeda motor sebagai alat transportasi utama oleh masyarakat, karena penggunaannya yang mudah, harga yang murah dan biaya operasioanal yang kecil. Terlebih melihat kondisi lalu lintas dan sarana transportasi umum yang dinilai sangat kurang memadai, memicu lonjakan penjualan sepeda motor.

Namun seiring melambungnya harga bahan bakar minyak, terlebih untuk motor berkompresi tinggi yang memaksa pengguna membeli bensin beroktan tinggi seperti Pertamax, cukup membuat sebagian masyarakat menguras isi dompetnya lebih banyak dari biasanya. Selain itu, sesungguhnya ada hal yang lebih menyakitkan, yakni bbm terbuang sia-sia saat jalan macet sehingga bensin yang terbakar tak bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk menjalankan motor. Beberapa hal lain juga menjadi faktor borosnya konsumsi bahan bakar motor. selain macet, ada hal lain yang membuat motor second jadi lebih boros, seperti kondisi rantai, ban, mesin dan cara kita memperlakukan motor saat berkendara.


Besihkan Karburator : Tak ada yang bisa menjamin 100 % kebersihan bahan bakar saat sudah terdistribusi ke SPBU, sehingga bisa jadi bensin yang terisi ke tangki motor bercampur dengan kotoran. Kotoran yang kadang tak kasat mata akan terkumpul di dasar tangki atau masuk ke dalam karburator. Kotoran ini lah yang akan membuat kinerja karborator menjadi kurang maksimal dan berimbas pada pembakaran yang kurang baik.
Selain itu, kotoran juga membuat lubang-lubang halus pada main jet akan sedikit tersumbat atau bisa jadi main jet seperti berlumut. Dan itu akan menghambat kinerja karburator yang berakibat pada kurangnya performa motor. “Saat motor terasa kurang bertenaga, pengendara akan membuka tuas gas lebih besar untuk mencapai kecepatan yang sama pada bukaan gas yang lebih kecil. Makanya konsumsi bensin akan menjadi lebih boros. Semalas-malasnya 2 bulan sekali bersihkan karburator,”.

Periksa kekencangan rantai : Rantai yang kendur membuat penyaluran tenaga dari mesin ke roda akan terhambat. Selain itu, tarikan juga akan semakin berat sehingga membutuhkan tenaga yang lebih besar. Untuk kecepatan yang sama namun dengan tenaga yang lebih besar, sudah barang tentu membuat konsumsi bensin jadi lebih banyak.
Untuk mengatasi masalah ini, kencangkan rantai dengan menarik posisi ban belakang dari lengan ayun. Dorong rantai bagian bawah dengan pergerakan keatas maksimal 2 cm. Penyetelan ketegangan rantai jangan terlalu kencang dan jangan terlalu kendur.

Periksa Kanvas Kopling: Saat kanvas kopling menipis, sebaiknya segera menggantinya. Pasalnya, kondisi ini akan mengganggu proses transfer tenaga yang dihasilkan oleh mesin ke roda. Transfer tenaga yang terganggu akan membuat banyak tenaga terbuang selama prosesi tersebut. Walhasil, banyak bahan bakar yang terbakar secara percuma di ruang bakar.

Kabel dan tuas gas seret : Kedua komponen ini memang terlihat sepele, namun sejatinya memiliki peran dan fungsi yang tidak kalah penting dalam menentukan boros tidaknya motor. Bila tuas atau kabel gas seret saat ditarik, maka pergerakan skep di karburator juga akan terhambat.

Selasa, 15 November 2011

Tips Mencari Rangkaian Kelistrikan Yang Konslet Pada Motor Second

Jika terjadi kerusakan pada motor second. Gejala awalnya ketika direm motor mati dan dihidupkan lagi susah, setelah dicek ternyata sekering putus. Itu adalah tanda bahwa rangkaian kelistrikannya ada yang konslet (hubungan pendek).

Memperbaiki system kelistrikan yang konslet kita harus telaten. Karena kita harus benar benar paham dan mengerti detail tentang seluk-beluk kelistrikan sepeda motor. Namun disini ada cara mudahnya yang bisa diterapkan.
1. Pastikan gunakan sekering yang tepat apabila menggantinya agar tetap aman. Sebagai contoh, bila sepeda motor kita menggunakan sekering 10 amper, pastikan kita menggantinya dengan nilai yang sama 10 amper juga.
2. Hidupkan system kelistrikan satu per satu. Ada beberapa rangkaian yang dihidupkan satu persatu, rem, sein, motor starter, klakson, dll. Dan pas sekering terputus maka pada rangkaian itulah yang dicari konsletingnya.

Motor second tersebut sekeringnya mati ketika direm, maka yang dirunut hanya system rem saja, dirunut dari aki + ke sekering ke kunci kontak ke swit rem(depan dan belakang) ke lampu rem ke massa(ground). Dan ternyata yang konslet swit rem belakang, arus dari kunci kontak ke swit rem dan langsung ke massa (ini konsletnya), karena ketika direm sekering langsung mati. Solusinya ada dua reparasi ulang atau diganti. Adapun ketika sekering mati kok langsung mesin mati juga, karena motor second system pengapiannya DC dan menggunakan sekering, sehingga apabila sekering terputus otomatis system pengapian ikut mati. Namun ketika sumber masalah konsletnya diperbaiki gejala mesin mati tersebut secara otomatis tidak terjadi lagi. 

Cara Agar Tuas Kopling Motor Second Jadi Enteng

Jika Mengendarai motor second memang memberikan sensasi yang berbeda ketimbang mobil. Di sini kemampuan menyetir memang sangat diandalkan. Apalagi jika sedang nyelap-nyelip di antara kemacetan lalu lintas.
Walaupun demikian, mengendarai motor second bukan berarti tidak ada kendala apa pun. Para pengendara dari beberapa jenis motor ”lelaki” banyak yang terkilir tangan kirinya. Sebabnya apalagi kalau bukan kopling sepeda motornya terlalu keras jika ditarik. Kalau sudah begitu, apa yang harus dilakukan agar kopling sepeda motor terasa ringan dan nyaman?
Ada cara agar tuas kopling motor second jadi enteng yang bisa dilakukan untuk memperingan kopling, yaitu dengan menambahkan sebuah alat kecil yang dinamakan tul. Spare part motor murah ini harganya cukup terjangkau. Nantinya setut tuas kopling terletak di gir boks kanan. Dengan setut ini tuas asli bertambah panjang, sehingga bebannya menjadi lebih ringan.

Kalau sudah dingin, kendurkan kopling di bak mesin kanan dengan menggunakan kunci pas 14. Lepaskan penahan kopling. Selipkan pengenteng kopling ke tuas setut kopling. Kemudian tekan plat penjepit peringan dengan menggunakan tang.
Setelah itu baru pasang bautnya dan rapatkan dengan kunci pas dan ring 8. Selipkan lagi penahan kawat kopling, kemudian setel ulang kopling.
Kalau anda sudah melakukan langkah-langkah ini, mungkin kopling menjadi anda akan lebih enteng.