Tampilkan postingan dengan label Modifikasi Mobil Bekas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Modifikasi Mobil Bekas. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Desember 2011

Cara Merawat Power Steering Pada Mobil Bekas

Dengan menggunakan power steering membantu pengemudi untuk mempermudah memutar roda kemudi. Manfaatnya, pengendalian mobil bekas lebih mudah, menyenangkan dan tidak bikin otot pegal. Agar berfungsi optimal, rajin-rajinlah merawat perangkat ini.

Power steering ada dua macam: sistem fluida dan sistem elektrik. Sistem fluida menggunakan minyak rem untuk menggerakkan steering box. Sedangkan sistem elektrik menggunakan motor untuk menggerakkan steering box.

Yang akan dibicarakan di sini adalah sistem fluida, karena sistem elektrik dirancang untuk penggunaan jangka panjang yang praktis tidak memerlukan perawatan rutin.


  • Usahakan untuk tidak menunda-nunda jadwal servis berkala mobil anda. Power steering adalah salah satu item yang wajib di cek.
  • Di rumah, anda bisa mengecek warna minyak rem. Minyak rem yang kondisinya bagus, berwarna merah. Bila berubah warna menjadi hitam, tandanya minyak rem sudah jelek dan harus diganti. Guna penggantian minyak rem disarankan untuk dilaksanakan di bengkel dan dilakukan oleh teknisi terlatih.
  • Perhatikan volume minyak rem. Tidak disarankan menggunakan perangkat ini bila volume minyak rem dibawah tanda min (minimum) karena akan merusakkan seal dan komponen lain. Biaya perbaikannya sangatlah mahal. Jadi perhatikan stik wadah minyak rem. Bila tidak menyentuh permukaan minyak, berarti minyak rem sudah dibawah min. Segera dibawa ke bengkel karena ada kemungkinan telah terjadi kebocoran.
  • Gantilah minyak rem setelah 30,000 km atau satu tahun. Penggantian/penambahan minyak rem harus sesuai buku manual produsen mobil.
  • Pada saat servis rutin, mintalah mekanik untuk mengecek kondisi drive belt (belt penggerak pompa power steering yang berasal dari mesin).


Kalau belt ini putus, anda tetap bisa mengemudikan mobil anda, namun dibutuhkan tenaga ekstra karena power steering tidak berfungsi.

Indikasi power steering bermasalah adalah roda kemudi semakin berat diputar ; stir berderit ketika belok ; stir tidak konsisten, kadang terasa ringan dan kadang berat.

Agar awet, jangan paksa stir diputar habis/belok patah. Dan biasakan memeriksa kondisi minyak rem tiap dua minggu bersama dengan pemeriksaan cairan aki dan radiator.

Kamis, 15 Desember 2011

Tips Strategi Mengganti Velg Mobil Bekas

Jika memasang velg berdiameter besar dengan dinding ban super tipis pada mobil bekas, memang keren dan jadi tren. Modifikasi belum kelar kalau peleg belum ditukar. Semakin tipis dinding ban, semakin besar peleg, makin tinggi gengsinya. Trend ini mulai berangkat dari ajang balap yang dengan cepat menular ke ruang-ruang modifikasi. Di sirkuit, peleg besar dengan dinding ban tipis (profile rendah) dan tapak lebar sangat menguntungkan pembalap karena mobil jadi lebih lincah dan responsif ditikungan.

Selain itu diameter ban nyaris tidak berubah, jadi tidak perlu menyesuaikan lagi speedometer dan odometer. Peleg besar juga tampil tampil sportif dan jantan. Tak dipungkiri, faktor inilah pendorong utama maraknya tren ini dimasyarakat. Mengganti pelg bawaan pabrik (OE/original equipment) dengan yang berdiameter lebih besar dikenal sebagai plus-sizing. Dalam khasanah istilah ini lalu dikenal plus-one, artinya menambah diameter pelg 1 inch dari OE. Contoh dari dari 15 inch jadi 16 inch. Demikian pula plus-two, menambah dua inch, dari 15 inch ke 17 inch, dan seterusnya.

Ternyata menurut pengujian Consumer Report, lembaga perlindungan konsumen di USA, plus-one terbukti menghasilkan keuntungan terbesar dari sisi peforma. Plus-two dan seterusnya hanya memberi tambahan daya cengkram sedikit sementara kenyamanan mengemudi, hydroplaning resistance, dan traksi anjlok. Harga yang harus dibayar juga lebih mahal. Jadi semakin besar tidak selalu semakin menguntungkan. Plus-sizing juga tidak direkomendasikan untuk SUV kecuali memang option dari pabriknya. Karena itu, kalau sudah puas dengan handling dan kenyaman berkendara mobil anda, lembaga itu menyarankan untuk melupakan plus-sizing. Setia saja dengan OE.

Resiko plus sizing : Kalau tidak, mulailah dengan mempertimbangkan resikonya. Ban dengan peleg besar dan profil rendah memang responsive dikendarai di jalan mulus. Sebaliknya dijalan berlobang/kasar, ban tidak mampu meredam dengan sempurna. Pengendaraan jadi tidak nyaman. Karena itu jalanan di negeri ini masih harus ?dimaklumi?, paling bijak kalau plus-sizing, jangan terlalu jauh dari ukuran ban OE.

Tidak saja menggerus kadar kenyaman berkendara, plus sizing berlebihan (plus two/ three keatas) juga mengancam keselamatan peleg. Pengujian Consumer Report pada plus two dan plus-three berakhir dengan rusaknya peleg dan ban.


Memilih peleg mobil bekas : Kalau sudah tahu resikonya, dan tetap ?emoh? dengan ban OE, tiba saatnya untuk mengunjungi toko ban/modifikator. Mereka akan menawarkan peleg dan ban yang cocok berdasarkan ban OE. Sebagai patokan, penambahan diameter peleg 1 inch, di padukan dengan menurunkan tebal dinding ban antara 5 ? 10 persen dan penambahan lebar tapak ban 10 milimeter. Pastikan pula speed rating dan load rating ban baru harus lebih tinggi dari ban asli. Perlu diketahui, plus sizing selalu merubah overal diameter ban. Sulit agar sama persis dengan OE. Hal ini akan mempengaruhi banyak hal termasuk speedometer.

Periksa juga peleg yang di incar. Kebanyakan peleg ini dibuat dari aluminium atau campuran aluminium dan baja. Masalahnya kualitasnya sangat bervariasi dari yang nyaris sempurna hingga segetas tempayan. Untuk memeriksa, mulai dengan bertanya bagaimana peleg itu dibuat. Peleg tempa (forged wheel) paling kuat dan termahal. Pressure cast wheel juga cukup, selain lebih kuat juga lebih ringan dari peleg cetak (cast wheel). Peleg terakhir ini dibuat dengan mengalirkan cairan logam ke cetakan.

Setelah itu periksa juga pola baut-nya, pas ngak dengan yang ada pada mobil anda. Maka lupakan saja peleg dambaan hati kalau lobang-lobangnya ngak cocok. Penjual mungkin akan menawarkan semacam adaptor yang bisa mengakali lobang-lobang yang tidak sesuai ini. Hati-hati, ini solusi sesaat karena adaptor ini akan meningkatkan tegangan pada baut yang bisa longgar ketika dikendarai. Pastikan juga ban punya offset yang seusai spesifikasi mobil. Longok pula tapak ban yang melar apakah menggerus liang ban.

Memilih modifikator : Sekarang periksa modifikator yang akan mengganti ban. Pilih yang berpengalaman dalam plus-sizing. Memilih bengkel yang tidak kompeten beresiko merusak ban dan peleg. Pastikan garansi bila tidak puas atau ada kerusakan seperti ban menggerus liang ban atau speedometer ngaco.

Bengkelnya juga dilengkapi dengan wheel aligned untuk mencegah ban aus lebih awal. Demikian pula kemampuan menyesuaikan sistem suspensi yang harus beradaptasi dengan kaki-kaki baru.

Rabu, 14 Desember 2011

Tips Seputar Mobil Bekas Bertransmisi Matik

Jika Anda berkendara mobil bekas dijalanan macet seperti di kota-kota besar memang lebih nyaman jika menggunakan mobil bertransmisi matik daripada mobil bertransmisi manual. Tapi di balik kenyamanan yang diperoleh, perangkat persneling matik membutuhkan perawatan melebihi transmisi manual, terutama dalam urusan dengan girbox. Berikut hal – hal yang harus diperhatikan oleh pemilik kendaraan mobil bekas bertransmisi matik dan tips seputar mobil bekas bertransmisi matik

Slip Kopling : Kerusakan transmisi matik bisa dirasakan dari slip kopling. Indikasinya terjadi ketidakseimbangan putaran mesin dengan laju mobil. Mesin sudah meraung di putaran tinggi, tetapi mobil berjalan dengan laju yang tidak seimbang dengan deru suara mobil.

Jangan memasukkan tuas ke posisi P jika mobil belum benar – benar berhenti.

Proses Pembakaran : Karena tidak ada proses pembakaran di transmisi matik, turunnya viskositas fluida di sebabkan kontaminasi akibat masa pakai. Ini tidak bisa dihindari, Karena setiap friksi yang terjadi di plat kopling, pasti menghasilkan muatan/grum pengkotaminasi.

Automatic Transmision Fluid : Di dalam gearbox matik, ada fluida yang namanya AutomatikTransmission Fluid (ATF), fungsinya tidak hanya melumasi. Prinsip hidrolis dalam girbox matik memerlukan mediator. Terutama untuk mengatur perpindahan gigi Dan merapatkan plat kopling. Jadi kalau viskositas kekentalannya turun, tekanan yang di hasilkan juga akan berkurang.

Perpindahan Gigi : Perpindahan gigi persneling  juga menyentak, tak halus seperti biasa. Ini bias di cek dengan memasukkan persneling dengan posisi D atau R, lalu rem di lepas. Daslam kondisi sehat, mobil langsung bergerak. Bila tidak patut di curigai ada maslah di transmisi matik.

Jangan biarkan mobil terparkir dalam posisi D. Kadang ini di lakukan oleh pengemudi yang terbiasa dengan mobil manual. Kebiasaan seperti ini wajib di tinggalkan, kalau tidak ingin plat kopling anda cepat rusak. Cukup dengan memasukkan tuas ke posisi P, mobil terparkir dalam posisi aman

Kamis, 01 Desember 2011

Tips Seputar Pengapian Pada Mobil Bekas

Keluaran pabrikan yang telah memproduksi mobil bekas sekarang ini umumnya sudah dilengkapi dengan sistem pengapian yang canggih dan juga dengan presisi agar konsumsi bahan bakar kian efisien, Tujuannya, tentu berkaitan dengan efisiensi bahan bakar, tetapi tanpa mengorbankan performa.

Namun, kecanggihan sistem pengapian membuatnya semakin sulit diutak-atik. Akan tetapi untuk langkah memaksimalkan pengapian dengan komponen standar menjadi tidak begitu penting sehingga sistem pengapian langsung (direct fire) pada mobil-mobil bekas sekarang jarang disentuh ketika akan di-upgrade.

Ada juga yang memaksimalkan pengapian dengan menggunakan komponen aftermarket. Hal itu bisa terjadi bila kondisi mesin masih standar. Supaya terhindar dari pengetahuan dan kebiasaan yang salah seputar pengapian, berikut tips seputar pengapian pada mobil bekas di bawah ini : 

Jangan ganti busi sembarangan: Busi berperforma tinggi, yang diincar karakteristiknya, tidak jauh beda dengan busi aslinya. Ini seperti restriktor dan heat range-nya. Sampai meleset, kerja mesin akan terganggu. 

Besarnya voltase bukan segalanya : Kemampuan koil untuk memproduksi voltase arus listrik akan membuat pembakaran maksimal dan efisien memang benar. Namun yang terpenting, time delivery-nya. “Time delivery adalah  waktu yang diperlukan pada saat arus listrik mengalir dari koil sampai ke busi”. Semakin singkat waktunya, Taqwa melanjutkan, semakin baik pembakaran pada mesin. Untuk sistem direct ignition, time delivery-nya sangat singkat karena arus listrik dari koil langsung dikirim ke busi. Adapun sistem yang tak langsung (indirect) masih membutuhkan distributor.

Pemakaian koil high performace : Untuk mesin mobil yang sudah menganut direct ignition bukan hal yang mutlak pakai koilhigh performance. Selain harga selangit, kemampuan koil standar sudah cukup, kalau kebutuhannya untuk harian. Lain hal kalau sudah dimodifikasi ekstrem, seperti aplikasi turbo. Sebabnya, pada tahap itu, suplai arus listrik dari koil standar terlalu kecil.

Volt stabilizer dan ground wiring : Pemakaian dua komponen ini tidak mendongkrak tenaga yang signifikan, tetapi tetap perlu dipakai. Fungsinya memaksimalkan kualitas pengapian lantaran arus listrik yang ada di mesin menjadi lebih stabil.

Pemasangan piggyback : Fungsinya bukan untuk utak-atik setelan mesin, tetapi juga bisa memaksimalkan sektor pengapian. Dengan pemakaian piggyback, waktu pengapian bisa disetel sesuai kebutuhan. Caranya, majukan waktu pengapian beberapa derajat. Efeknya, harus dibarengi dengan pemakaian bahan bakar yang lebih berkualitas. Jika tidak, mesin bisa ngelitik.

Tips Menyimpan Barang Di Bagasi Mobil Bekas

Jika anda sering menyimpan barang-barang didalam bagasi mobil bekas, karena memang bagasi itu adalah tempat penyimpanan yang baik. Tapi terkadang orang membuat bagasi tampak seperti gudang dengan ciri khas barang berserakan dan tidak teratur.


Jika anda seorang pegolf sering meletakkan stik golf nya di bagasi untuk waktu yang lama, takut kehilangan momen untuk golf jadi tas golf yang berisi stik golf itu diletakkan di bagasi. Hal ini sebenarnya beresiko fatal untuk daya tahan dan fungsi dari golf club itu sendiri. Pertama, suhu panas akan melumerkan lem yang merekatkan grip dengan club dan club head dengan shaftnya. Sehingga pada saat anda gunakan mereka akan bergerak ke tempat yang membuat nya tidak presisi lagi.

Adalagi untuk mereka yang sering menyimpan benda elektronik seperti komputer, ipod dan segala benda elektronik yang menggunakan battery. Udara yang panas dalam bagasi akan membuat battery kehilangan daya simpannya dan lama kelamaan akan mati. Battery tidak dapat menyimpan listrik lagi dan memerlukan penggantian.

Air minum yang diletakkan di botol minum kemasan dalam kondisi isi ulang. Pada saat anda meminum air dari botol, bakteri dalam mulut anda akan masuk kedalam botol minuman. Pada suhu tertentu, bakteri tersebut akan berkembang biak dengan cepat sehingga air di botol tidak lagi layak minum.

Setelah anda mengetahui beberapa hal yang tidak dianjurkan, ada baiknya anda segera menurunkan bag golf kita dari bagasi apabila tidak ada acara untuk bermain golf. Membuang botol minuman yang tidak diperlukan (kecuali untuk air radiator), dan meletakkan tas laptop di kabin dalam dan membawanya pada saat anda turun dari mobil.

Jumat, 11 November 2011

Tips Mengendarai Mobil Bekas Dijalan Berkabut

Ketika anda mengendarai mobil bekas melewati daerah puncak atau juga saat melewati daerah pegunungan yang berkabut, kita harus ekstra hati – hati karena jarak pandang anda akan terbatas terhadap jalanan didepan anda. 


Untuk itu anda membutuhkan adanya lampu kabut yang bisa andagunakan untuk memberi penerangan pada kondisi jalanan berkabut. Lampu kabut banyak dipakai dimobil offroad atau mobil yang dipakai di daerah berkabut karena lampu jenis ini mampu menembus tebalnya kabut. Nyala lampu kabut berwarna kuning sehingga tidak akan dipantulkan kembali oleh kabut dan bisa menembusnya secara baik.

Meskipun anda sudah menggunakan lampu kabut, anda juga harus selalu waspada karena jika kabut terlalu lebat jarak pandang anda pun juga masih terbatas. Sebagai antisipasi jangan melajukan mobil terlalu kencang untuk menghindari kondisi yang mungkin tidak kita inginkan, seperti mendadak dari arah depan ada mobil yang mengambil jalur anda sehingga harus melakukan pengereman.

Selain menjaga kecepatan mobil anda,dan juga harus menjaga jarak aman dari mobil yang ada di depan. Karena saat kondisi jalanan berkabut anda tidak bisa memprediksi kondisi jalanan di depan, jika mobil didepan anda berhenti secara mendadak, dengan menjaga jarak yang agak jauh maka anda akan mempunyai kesempatan untuk melakukan pengereman. Jarak aman yang bisa anda ambil adalah sesuai dengan kecepatan anda, jika anda menjalankan mobil dengan kecepatan 50 km/jam maka jarak aman anda adalah 50 m. Jarak aman tersebut berbeda-beda tergantung kemampuan pengereman mobil.

Jangan lupa juga gunakan wiper untuk membersihkan kaca depan dari butiran–butiran air yang menempel. Karena butiran air ini akan mengganggu pandangan kita yang ada di dalam mobil. Jika melibas kabut yang cukup tebal hingga menyebabkan kaca berembun pada bagian dalamnya, anda bisa menghilangkannya dengan menghidupkan AC mobil kita. Dengan AC mobil hidup embun tidak akan menempel pada kaca sehingga pandangan anda terhadap jalan menjadi lebih terang.

Jangan lupa juga pemakaian lampu xenon dan lampu halogen, karena lampu jenis ini mempunyai daya pancar cahaya yang lebih besar.