Tampilkan postingan dengan label Aksesoris Mobil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aksesoris Mobil. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Desember 2011

Tips Memilih Asuransi Terbaik Untuk Mobil Bekas

Apabila anda memiliki mobil bekas, dan mungkin mencoba untuk membeli asuransi mobil bekas termurah tapi nggak punya informasi yang cukup untuk menentukan pilihan. anda dapat menemukan berbagai perusahaan asuransi yang menawarkan diskon sehingga anda bisa meminimalisir budget pengeluaran.
  • Usahakan bernegosiasi dengan penyedia layanan asuransi mobil  untuk memberikan diskon dan menurunkan premi Anda. Targetnya, Anda bisa mendapatkan kesepakatan yang lebih baik baik dengan penyedia asuransi Anda saat ini atau dengan perusahaan baru yang memberikan Anda diskon yang lebih baik dengan cakupan cover asuransi yang lebih baik.
  • Jika polis anda akan segera berakhir,  coba tinjau lagi kontrak asuransi yang ingin berakhir itu, bandingkan dengan tawaran dari perusahaan asuransi lain.
  • Memastikan bahwa anda sedang berurusan dengan sebuah perusahaan asuransi dengan reputasi baik. Anda dapat memeriksa secara online. Anda dapat melihat beberapa permasalahan yang mungkin timbul dalam hal claim terhadap perusahan tersebut. Sampai saat itu Anda dapat memilih penyedia asuransi dengan keluhan yang paling rendah.
  • Pelajari penawaran dari perusahaan asuransi lain secara online. Bandingkan dan lihat mana perusahaan asuransi dapat memberikan Anda diskon besar dengan cover yang lebih besar.
Demikian tips sederhana yang bisa saya tulis dan mungkin bisa anda ikuti sehingga dapat memilih asuransi mobil bekas terbaik dan termurah untuk anda. Serta memilih penyedia terbaik yang menawarkan nilai terbaik untuk uang anda, sehingga anda akan merasa tenang karena tahu bahwa ada seseorang yang bisa anda andalkan dalam kasus peristiwa yang tidak duga-duga.

Jumat, 16 Desember 2011

Cara Merawat Power Steering Pada Mobil Bekas

Dengan menggunakan power steering membantu pengemudi untuk mempermudah memutar roda kemudi. Manfaatnya, pengendalian mobil bekas lebih mudah, menyenangkan dan tidak bikin otot pegal. Agar berfungsi optimal, rajin-rajinlah merawat perangkat ini.

Power steering ada dua macam: sistem fluida dan sistem elektrik. Sistem fluida menggunakan minyak rem untuk menggerakkan steering box. Sedangkan sistem elektrik menggunakan motor untuk menggerakkan steering box.

Yang akan dibicarakan di sini adalah sistem fluida, karena sistem elektrik dirancang untuk penggunaan jangka panjang yang praktis tidak memerlukan perawatan rutin.


  • Usahakan untuk tidak menunda-nunda jadwal servis berkala mobil anda. Power steering adalah salah satu item yang wajib di cek.
  • Di rumah, anda bisa mengecek warna minyak rem. Minyak rem yang kondisinya bagus, berwarna merah. Bila berubah warna menjadi hitam, tandanya minyak rem sudah jelek dan harus diganti. Guna penggantian minyak rem disarankan untuk dilaksanakan di bengkel dan dilakukan oleh teknisi terlatih.
  • Perhatikan volume minyak rem. Tidak disarankan menggunakan perangkat ini bila volume minyak rem dibawah tanda min (minimum) karena akan merusakkan seal dan komponen lain. Biaya perbaikannya sangatlah mahal. Jadi perhatikan stik wadah minyak rem. Bila tidak menyentuh permukaan minyak, berarti minyak rem sudah dibawah min. Segera dibawa ke bengkel karena ada kemungkinan telah terjadi kebocoran.
  • Gantilah minyak rem setelah 30,000 km atau satu tahun. Penggantian/penambahan minyak rem harus sesuai buku manual produsen mobil.
  • Pada saat servis rutin, mintalah mekanik untuk mengecek kondisi drive belt (belt penggerak pompa power steering yang berasal dari mesin).


Kalau belt ini putus, anda tetap bisa mengemudikan mobil anda, namun dibutuhkan tenaga ekstra karena power steering tidak berfungsi.

Indikasi power steering bermasalah adalah roda kemudi semakin berat diputar ; stir berderit ketika belok ; stir tidak konsisten, kadang terasa ringan dan kadang berat.

Agar awet, jangan paksa stir diputar habis/belok patah. Dan biasakan memeriksa kondisi minyak rem tiap dua minggu bersama dengan pemeriksaan cairan aki dan radiator.

Kamis, 15 Desember 2011

Tips Strategi Mengganti Velg Mobil Bekas

Jika memasang velg berdiameter besar dengan dinding ban super tipis pada mobil bekas, memang keren dan jadi tren. Modifikasi belum kelar kalau peleg belum ditukar. Semakin tipis dinding ban, semakin besar peleg, makin tinggi gengsinya. Trend ini mulai berangkat dari ajang balap yang dengan cepat menular ke ruang-ruang modifikasi. Di sirkuit, peleg besar dengan dinding ban tipis (profile rendah) dan tapak lebar sangat menguntungkan pembalap karena mobil jadi lebih lincah dan responsif ditikungan.

Selain itu diameter ban nyaris tidak berubah, jadi tidak perlu menyesuaikan lagi speedometer dan odometer. Peleg besar juga tampil tampil sportif dan jantan. Tak dipungkiri, faktor inilah pendorong utama maraknya tren ini dimasyarakat. Mengganti pelg bawaan pabrik (OE/original equipment) dengan yang berdiameter lebih besar dikenal sebagai plus-sizing. Dalam khasanah istilah ini lalu dikenal plus-one, artinya menambah diameter pelg 1 inch dari OE. Contoh dari dari 15 inch jadi 16 inch. Demikian pula plus-two, menambah dua inch, dari 15 inch ke 17 inch, dan seterusnya.

Ternyata menurut pengujian Consumer Report, lembaga perlindungan konsumen di USA, plus-one terbukti menghasilkan keuntungan terbesar dari sisi peforma. Plus-two dan seterusnya hanya memberi tambahan daya cengkram sedikit sementara kenyamanan mengemudi, hydroplaning resistance, dan traksi anjlok. Harga yang harus dibayar juga lebih mahal. Jadi semakin besar tidak selalu semakin menguntungkan. Plus-sizing juga tidak direkomendasikan untuk SUV kecuali memang option dari pabriknya. Karena itu, kalau sudah puas dengan handling dan kenyaman berkendara mobil anda, lembaga itu menyarankan untuk melupakan plus-sizing. Setia saja dengan OE.

Resiko plus sizing : Kalau tidak, mulailah dengan mempertimbangkan resikonya. Ban dengan peleg besar dan profil rendah memang responsive dikendarai di jalan mulus. Sebaliknya dijalan berlobang/kasar, ban tidak mampu meredam dengan sempurna. Pengendaraan jadi tidak nyaman. Karena itu jalanan di negeri ini masih harus ?dimaklumi?, paling bijak kalau plus-sizing, jangan terlalu jauh dari ukuran ban OE.

Tidak saja menggerus kadar kenyaman berkendara, plus sizing berlebihan (plus two/ three keatas) juga mengancam keselamatan peleg. Pengujian Consumer Report pada plus two dan plus-three berakhir dengan rusaknya peleg dan ban.


Memilih peleg mobil bekas : Kalau sudah tahu resikonya, dan tetap ?emoh? dengan ban OE, tiba saatnya untuk mengunjungi toko ban/modifikator. Mereka akan menawarkan peleg dan ban yang cocok berdasarkan ban OE. Sebagai patokan, penambahan diameter peleg 1 inch, di padukan dengan menurunkan tebal dinding ban antara 5 ? 10 persen dan penambahan lebar tapak ban 10 milimeter. Pastikan pula speed rating dan load rating ban baru harus lebih tinggi dari ban asli. Perlu diketahui, plus sizing selalu merubah overal diameter ban. Sulit agar sama persis dengan OE. Hal ini akan mempengaruhi banyak hal termasuk speedometer.

Periksa juga peleg yang di incar. Kebanyakan peleg ini dibuat dari aluminium atau campuran aluminium dan baja. Masalahnya kualitasnya sangat bervariasi dari yang nyaris sempurna hingga segetas tempayan. Untuk memeriksa, mulai dengan bertanya bagaimana peleg itu dibuat. Peleg tempa (forged wheel) paling kuat dan termahal. Pressure cast wheel juga cukup, selain lebih kuat juga lebih ringan dari peleg cetak (cast wheel). Peleg terakhir ini dibuat dengan mengalirkan cairan logam ke cetakan.

Setelah itu periksa juga pola baut-nya, pas ngak dengan yang ada pada mobil anda. Maka lupakan saja peleg dambaan hati kalau lobang-lobangnya ngak cocok. Penjual mungkin akan menawarkan semacam adaptor yang bisa mengakali lobang-lobang yang tidak sesuai ini. Hati-hati, ini solusi sesaat karena adaptor ini akan meningkatkan tegangan pada baut yang bisa longgar ketika dikendarai. Pastikan juga ban punya offset yang seusai spesifikasi mobil. Longok pula tapak ban yang melar apakah menggerus liang ban.

Memilih modifikator : Sekarang periksa modifikator yang akan mengganti ban. Pilih yang berpengalaman dalam plus-sizing. Memilih bengkel yang tidak kompeten beresiko merusak ban dan peleg. Pastikan garansi bila tidak puas atau ada kerusakan seperti ban menggerus liang ban atau speedometer ngaco.

Bengkelnya juga dilengkapi dengan wheel aligned untuk mencegah ban aus lebih awal. Demikian pula kemampuan menyesuaikan sistem suspensi yang harus beradaptasi dengan kaki-kaki baru.

Rabu, 14 Desember 2011

Tips Seputar Mobil Bekas Bertransmisi Matik

Jika Anda berkendara mobil bekas dijalanan macet seperti di kota-kota besar memang lebih nyaman jika menggunakan mobil bertransmisi matik daripada mobil bertransmisi manual. Tapi di balik kenyamanan yang diperoleh, perangkat persneling matik membutuhkan perawatan melebihi transmisi manual, terutama dalam urusan dengan girbox. Berikut hal – hal yang harus diperhatikan oleh pemilik kendaraan mobil bekas bertransmisi matik dan tips seputar mobil bekas bertransmisi matik

Slip Kopling : Kerusakan transmisi matik bisa dirasakan dari slip kopling. Indikasinya terjadi ketidakseimbangan putaran mesin dengan laju mobil. Mesin sudah meraung di putaran tinggi, tetapi mobil berjalan dengan laju yang tidak seimbang dengan deru suara mobil.

Jangan memasukkan tuas ke posisi P jika mobil belum benar – benar berhenti.

Proses Pembakaran : Karena tidak ada proses pembakaran di transmisi matik, turunnya viskositas fluida di sebabkan kontaminasi akibat masa pakai. Ini tidak bisa dihindari, Karena setiap friksi yang terjadi di plat kopling, pasti menghasilkan muatan/grum pengkotaminasi.

Automatic Transmision Fluid : Di dalam gearbox matik, ada fluida yang namanya AutomatikTransmission Fluid (ATF), fungsinya tidak hanya melumasi. Prinsip hidrolis dalam girbox matik memerlukan mediator. Terutama untuk mengatur perpindahan gigi Dan merapatkan plat kopling. Jadi kalau viskositas kekentalannya turun, tekanan yang di hasilkan juga akan berkurang.

Perpindahan Gigi : Perpindahan gigi persneling  juga menyentak, tak halus seperti biasa. Ini bias di cek dengan memasukkan persneling dengan posisi D atau R, lalu rem di lepas. Daslam kondisi sehat, mobil langsung bergerak. Bila tidak patut di curigai ada maslah di transmisi matik.

Jangan biarkan mobil terparkir dalam posisi D. Kadang ini di lakukan oleh pengemudi yang terbiasa dengan mobil manual. Kebiasaan seperti ini wajib di tinggalkan, kalau tidak ingin plat kopling anda cepat rusak. Cukup dengan memasukkan tuas ke posisi P, mobil terparkir dalam posisi aman

Selasa, 13 Desember 2011

Tips Mendeteksi Kerusakkan Transmisi Automatic Pada Mobil Bekas

Jika mesin mobil bekas anda sering sulit dinyalakan atau konsumsi bahan bakarnya lebih boros dibanding biasanya, serta suara menjadi kasar? Anda harus hati-hati, karena semua gejala itu merupakan tanda peranti injektor mobil mengalami masalah.
Injektor merupakan perangkat penting yang berfungsi untuk menyemburkan bahan bakar ke ruang bakar mesin.
Masalah mungkin terjadi karena peranti tersebut tidak dapat mengirim pulsa ke sensor Electronic Control Unit (ECU) sesuai dengan takaran semestinya.
Padahal, satu diantara fungsi ECU adalah mengatur tekanan dan frekuensi semburan bahan bakar ke ruang bakar mesin berdasarkan pulsa yang diterima sensornya.
Untuk mendapatkan hasil maksimal, semburan bahan bakar dan udara di ruang bakar harus tepat. Bila tidak tepat, berarti injektor mengalami masalah.
Lalu apa sajakah masalah yang sering terjadi pada injektor? Bagaimana cara untuk memperbaikinya?
  • Lemahnya Semburan Bahan Bakar : Jarum injektor yang tersumbat kotoran akan menyebabkan tidak kuatnya semburan bahan bakar dari injektor ke ruang bakar. Partikel berukuran kecil yang menyumbat jarum  bisa berasal dari bahan bakar yang kurang bersih.Kotoran juga bisa berasal dari tangki bahan bakar di mobil yang mengalami korosi. Ukuran partikel tersebut memang kecil, sekitar 10-30 mikron sehingga saringan bahan bakar terkadang tidak mampu menyaringnya.Walau ukurannya sangat kecil, namun cukup mengganggu kinerja injektor, apalagi jika kotoran tersebut terus bertambah dari waktu ke waktu.
  • Kebocoran Injektor : Kebocoran terjadi ketika jarum injektor tidak bisa menutup rapat setelah selesai menyemburkan bahan bakar. Akibatnya, bahan bakar masih menetes di ruang bakar. Sehingga busi menjadi basah dan perhitungan Lambda tidak akurat, yang akhirnya membuat mesin sulit dinyalakan. Satu hal yang perlu diketahui, semburan bahan bakar ke ruang bakar mesin oleh injektor itu berwujud kabut.
  • Cara Mangatasi Masalah : Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini, yaitu:
  • a. Percepat Putaran Mesin : Anda bisa melakukannya sendiri karena cara ini sangat sederhana. Caranya adalah sebagai berikut: aktifkan mesin mobil. Setelah itu, injak pedal gas dalam-dalam hingga ke titik maksimal.Lakukan hingga empat hingga lima kali, dan setiap kali menginjak pedal gas sebaiknya ditahan sekitar 1-2 menit. Pada saat putaran mesin tinggi (sekitar 5.000 rpm), maka semburan bensin juga kuat. Pada saat itulah, kotoran pada ruang bakar dan klep akan terdorong keluar. Tapi, jika cara ini tidak berhasil, Anda boleh mencoba cara berikutnya, yaitu dengan menggunakan cairan pembersih.
  • b. Gunakan Cairan Pembersih : Ada dua cara untuk melakukan pembersihan injektor. Anda bisa langsung membersihkannya di mobil bekas, atau Anda melepas injektor dan menggunakan ultrasonik. Isi tangki dengan cairan pembersih (injector cleaner) untuk menghilangkan air, belerang, atau jamur yang mungkin berada di injektor. Cairan pembersih ini bisa Anda beli di toko onderdil mobil. Lepas injektor, kemudian diuji dengan alat khusus ultrasonik. Alat tersebut berfungsi untuk mengetahui debit bahan bakar, pola semburan bahan bakar, dan ada tidaknya kebocoran pada jarum injektor.

Sabtu, 03 Desember 2011

Tips Seputar Masalah Yang Muncul Pada AC Mobil Bekas

Jika sedang mengendarai mobil bekas tentu sangat tersiksa bila tidak ada udara penyejuk (AC), ditambah lagi saat terjebak dalam kemacetan. Biasanya AC tak berfungsi bisa karena kelalaian pemilik dalam melakukan perawatan. Seelain itu juga disebabkan oleh usia pakai komponen atau tingginya frekuensi pemakaian. Berikut ini beberapa tips seputar masalah yang muncul pada AC mobil bekas
  • AC kurang terasa dingin : Pemicunya datang dari kompresor. Kopling magnet pada kompresor AC yang sudah aus atau sepul magnet ada yang putus bisa mengakibatkan kerja kompresor mengalirkan freon terhambat. Penyebab lain, ada kebocoran pada evaporator mengnakibatkan freon terbuang percuma. Harus ganti baru kalau dilas hanya tahan sebentar.
  • Bau kurang sedap : Penyebabnya, kondisi interior yang kotor dan jorok akibat kebiasaan penumpang membawa makanan. Aroma sisa makanan bisa menempel di jok, trim pintu atau karpet. Kebiasaan merokok juga menyumbang aroma tak sedap di kabin mobil anda.
  • Bunyi aneh saat dihidupkan : Asal bunyi biasanya dari kompresor yang bermasalah. Biasanya bearing di dalam kompresor sudah aus atau pecah yang akan menghambat kerja kompresor dan menimbulkan suara berisik. Lainnya, datangnya dari blower. Untuk beberapa merek mobil, posisi komponen tersebut ada di laci dasbor. Jika laci penuh denngan buku atau benda ringan maka akan tersedot, langsung menimbulkan bunyi.
  • Freon kurang : Kondisi ini dikarenakan ada kebocoran pada selang atau evaporator, sehingga freon terbuang percuma. Umumnya freoan berkurang setelah pemakaian di atas 2 tahun. 


Kamis, 01 Desember 2011

Tips Seputar Pengapian Pada Mobil Bekas

Keluaran pabrikan yang telah memproduksi mobil bekas sekarang ini umumnya sudah dilengkapi dengan sistem pengapian yang canggih dan juga dengan presisi agar konsumsi bahan bakar kian efisien, Tujuannya, tentu berkaitan dengan efisiensi bahan bakar, tetapi tanpa mengorbankan performa.

Namun, kecanggihan sistem pengapian membuatnya semakin sulit diutak-atik. Akan tetapi untuk langkah memaksimalkan pengapian dengan komponen standar menjadi tidak begitu penting sehingga sistem pengapian langsung (direct fire) pada mobil-mobil bekas sekarang jarang disentuh ketika akan di-upgrade.

Ada juga yang memaksimalkan pengapian dengan menggunakan komponen aftermarket. Hal itu bisa terjadi bila kondisi mesin masih standar. Supaya terhindar dari pengetahuan dan kebiasaan yang salah seputar pengapian, berikut tips seputar pengapian pada mobil bekas di bawah ini : 

Jangan ganti busi sembarangan: Busi berperforma tinggi, yang diincar karakteristiknya, tidak jauh beda dengan busi aslinya. Ini seperti restriktor dan heat range-nya. Sampai meleset, kerja mesin akan terganggu. 

Besarnya voltase bukan segalanya : Kemampuan koil untuk memproduksi voltase arus listrik akan membuat pembakaran maksimal dan efisien memang benar. Namun yang terpenting, time delivery-nya. “Time delivery adalah  waktu yang diperlukan pada saat arus listrik mengalir dari koil sampai ke busi”. Semakin singkat waktunya, Taqwa melanjutkan, semakin baik pembakaran pada mesin. Untuk sistem direct ignition, time delivery-nya sangat singkat karena arus listrik dari koil langsung dikirim ke busi. Adapun sistem yang tak langsung (indirect) masih membutuhkan distributor.

Pemakaian koil high performace : Untuk mesin mobil yang sudah menganut direct ignition bukan hal yang mutlak pakai koilhigh performance. Selain harga selangit, kemampuan koil standar sudah cukup, kalau kebutuhannya untuk harian. Lain hal kalau sudah dimodifikasi ekstrem, seperti aplikasi turbo. Sebabnya, pada tahap itu, suplai arus listrik dari koil standar terlalu kecil.

Volt stabilizer dan ground wiring : Pemakaian dua komponen ini tidak mendongkrak tenaga yang signifikan, tetapi tetap perlu dipakai. Fungsinya memaksimalkan kualitas pengapian lantaran arus listrik yang ada di mesin menjadi lebih stabil.

Pemasangan piggyback : Fungsinya bukan untuk utak-atik setelan mesin, tetapi juga bisa memaksimalkan sektor pengapian. Dengan pemakaian piggyback, waktu pengapian bisa disetel sesuai kebutuhan. Caranya, majukan waktu pengapian beberapa derajat. Efeknya, harus dibarengi dengan pemakaian bahan bakar yang lebih berkualitas. Jika tidak, mesin bisa ngelitik.

Tips Menyimpan Barang Di Bagasi Mobil Bekas

Jika anda sering menyimpan barang-barang didalam bagasi mobil bekas, karena memang bagasi itu adalah tempat penyimpanan yang baik. Tapi terkadang orang membuat bagasi tampak seperti gudang dengan ciri khas barang berserakan dan tidak teratur.


Jika anda seorang pegolf sering meletakkan stik golf nya di bagasi untuk waktu yang lama, takut kehilangan momen untuk golf jadi tas golf yang berisi stik golf itu diletakkan di bagasi. Hal ini sebenarnya beresiko fatal untuk daya tahan dan fungsi dari golf club itu sendiri. Pertama, suhu panas akan melumerkan lem yang merekatkan grip dengan club dan club head dengan shaftnya. Sehingga pada saat anda gunakan mereka akan bergerak ke tempat yang membuat nya tidak presisi lagi.

Adalagi untuk mereka yang sering menyimpan benda elektronik seperti komputer, ipod dan segala benda elektronik yang menggunakan battery. Udara yang panas dalam bagasi akan membuat battery kehilangan daya simpannya dan lama kelamaan akan mati. Battery tidak dapat menyimpan listrik lagi dan memerlukan penggantian.

Air minum yang diletakkan di botol minum kemasan dalam kondisi isi ulang. Pada saat anda meminum air dari botol, bakteri dalam mulut anda akan masuk kedalam botol minuman. Pada suhu tertentu, bakteri tersebut akan berkembang biak dengan cepat sehingga air di botol tidak lagi layak minum.

Setelah anda mengetahui beberapa hal yang tidak dianjurkan, ada baiknya anda segera menurunkan bag golf kita dari bagasi apabila tidak ada acara untuk bermain golf. Membuang botol minuman yang tidak diperlukan (kecuali untuk air radiator), dan meletakkan tas laptop di kabin dalam dan membawanya pada saat anda turun dari mobil.

Rabu, 30 November 2011

Tips Berprilaku Aman Mengemudi Mobil Bekas Ketika Turun Hujan

Saat anda mengemudikan mobil bekas, dan ketika hujan turun di perjalanan sehingga dapat membuat permukaan jalan lebih licin dari biasanya, jarak pandang lebih terbatas, banjir dan banyak lagi. Untuk itu dalam menghadapi musim hujan, pengemudi mobil diharuskan merubah gaya mengemudinya agar dapat menghindari kecelakaan akibat dari adanya kondisi jalan yang berbeda. Berikut ini tips berprilaku aman mengemudi mobil bekas ketika turun hujan

Jaga Jarak Aman : Selain permukaan jalan lebih licin, jarak pandang berkendara juga jadi lebih terbatas, terutama saat hujan turun dengan sangat deras.Untuk menghindari tabrakan dan pengereman mendadak yang dapat membuat mobil tergelincir saat kondisi hujan deras, jarak antara mobil kita dengan mobil lain juga harus lebih diperjauh dan dijaga.

Hindari Genangan Air Dijalan : Musim hujan sering membuat genangan air yang membuat permukaan jalan sesungguhnya tidak diketahui, apakah berlubang dalam atau tidak, perlu disadari juga genangan air dapat terjadi karena ada permukaan yang tidak rata pada jalanan. Jika menemukan genangan air sebaiknya dihindari. Karena akan fatal akibatnya jika dibalik genangan air tersebut terdapat sebuah lubang yang besar dan dalam atau bahkan itu adalah sebuah got/saluran air lainnya.

Hindari Banjir : Yang paling ditakutkan saat musim hujan adalah terjadinya banjir dijalan, jadi bagi anda yang mengemudikan mobil, sebisa mungkin menghindari jalur jalanan yang menjadi titik-titik rawan banjir selama masih dapat menemukan jalur jalan alternatif yang tidak terkena banjir untuk samapai ke tujuan.

Namun jika memang tidak ada jalan lain, sebaiknya jangan panik atau jangan nekad langsung menerobosnya, jika mengalami hal ini ada kiat khusus untuk menghadapinya, Lihat dulu kondisi dan ketinggian banjir yang terjadi, jika banjir tersebut disertai arus deras dan air yang lebih tinggi dari posisi mesin sebaiknya urungkan niat untuk menerobos jalanan tersebut dan menepilah, karena arus deras dan air yang mampu merendam mesin dapat membuat mobil mengambang serta mudah terbawa arus yang deras tersebut, dan pastinya Jika banjir hanya merendam bagian knalpot dan ketinggian airnya tidak sampai merendam bagian air filter serta pengapian, mobil masih dapat melewatinya dengan cara masukkan persneling pada gigi satu, selanjutnya tekan pedal gas dan menjaga laju mobil jagan terlalu cepat dengan putaran mesin konstan hingga 3000 rpm atau jika tidak ada penunjuk RPM tekanlah pedal gas hingga putaran mesin agak tinggi dengan 'feeling' secara konstan.

Dengan begitu air tidak akan masuk kedalam mesin melalui knalpot, karena akan tersemburkan keluar akibat tekanan gas buang. Jangan menekan gas secara berulang-ulang dan melajukan mobil dengan kecepatan tinggi jika menerobos banjir. Akibatnya malah akan membuat mesin menyedot air dan kecepatan mobil yang tinggi akan membuat gelombang yang dapat merendam mesin mobil anda. 
Perlu diingat bila hujan baru saja turun, biasanya jalan menjadi sangat sulit dikuasai, karena lumpur dan minyak di jalan yang kering kini bercampur dengan air dan membentuk lapisan yang sangat licin, kewaspadaan perlu dipertahankan.

Rabu, 23 November 2011

Tips Aman Mengendarai Mobil Bekas Menggunakan Seatbelt

Dengan adanya kemajuan teknologi kini menjadikan mobil bekas semakin aman dan anda bisa membuatnya lebih aman lagi. Kuncinya disiplin dan akal sehat. Kecelakaan selalu terjadi saat kita lengah, tanpa kita tahu kapan dan dimana.

Maka biasakanlah menggunakan seatbelt dan mintalah pengendara lainnya untuk memasangnya pula. Kalau perlu paksa! Karena perangkat ini terbukti efektif memberikan tingkat perlindungan optimal pada kecelakaan.

Di Indonesia, semua mobil baru harus dilengkapi seatbelt dan pemerintah juga bersiap-siap menerapkan aturan yang mewajibkan pengendara mobil menggunakan seatbelt. Jika tidak, akan di denda atau masuk bui (UU No.14/1992, pasal 61).


Bila membawa anak balita atau bayi, tempatkan mereka di kursi khusus yang dipasang di kursi belakang mobil bekas. Karena anda bertanggungjawab terhadap keselamatan anak-anak, demi keselamatan anak, pasti ada jalan untuk mendapatkannya. Kursi ini juga harus dipasang dengan benar. Karena seringkali orang tua ceroboh dan asal pasang saja. Dalam kondisi seperti ini, daya lindung kursi akan merosot.

Anak yang sudah lebih besarpun sebaiknya duduk di kursi belakang. Menurut IIHS (Insurance Institute for Highway Safety), anak yang duduk di kursi belakang mempunyi peluang selamat pada kecelakaan fatal hingga 30% dibandingkan yang duduk di depan.

Airbag (kantong udara) depan juga bisa berbahaya untuk anak-anak, karena pelengkap seatbelt ini dirancang untuk orang dewasa. Letupannya yang membentur kepala anak, bisa menimbulkan cidera serius.

Saat berada di balik kemudi, biasakan pula untuk mengatur posisi senyaman mungkin dan beri ruang untukairbag saat meletup. Beri ruang kira-kira 25 - 30 cm dari roda kemudi untuk ruang airbag. Mobil-mobil modern menawarkan kemudahan untuk mengatur posisi ini. Sebagian juga menambahkan fasilitas memori yang sayang kalau tidak dimanfaatkan.

Kemudian posisikan headrest. Perangkat ini bukan saja nyaman, tapi juga memberikan perlindungan pada tulang belakang, bila mobil dibentur dari belakang. Caranya gampang, posisikan bagian atas head restrain pada titik antara ubun-ubun dengan ujung atas telinga. Banyak pengemudi yang menyepelekan hal ini. Meskipun mobil-mobil keluaran terbaru menawarkan teknologi whiplash yang bisa melindungi tulang leher, langkah-langkah seperti ini tetap layak dibiasakan.

Langkah berikutnya, mengatur kaca spion. Atur posisi spion sedemikian rupa, sehingga anda bisa memonitor apa yang terjadi di kiri dan kanan mobil juga di belakang.

Biasakan pula untuk menyimpan bawaan dibagasi. Bila tidak, saat kecelakaan, barang bawaan itu bisa meluncur deras dan melukai penumpang. Dan yang paling penting, jangan pernah mengendarai mobil saat dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan.

Faktor lain yang perlu diperhatikan, kurangi sebanyak mungkin hal-hal yang merusak konsentrasi berkendara anda. Saat ini yang paling sering dituding merusak konsentrasi adalah perangkat ponsel dan juga fasilitasi audio visual. Apapun jenisnya, pastikan untuk tetap konsentrasi, mata mengarah ke jalan dan tangan tetap di roda kemudi. Jangan lupa, emergency kit selalu tersedia di mobil bekas dalam kondisi siap pakai.

Selasa, 22 November 2011

Tips Menghilangkan Goresan Kecil Di Mobil Bekas

Saat berkendara mobil bekas untuk memasuki garasi mobil dirumah, dan dengan seiring pemakaian bisa muncul scratch mark atau goresan-goresan pada cat mobil. Utamanya pada bagian dalam handel pintu akibat tergores oleh kuku jari tangan. Luka mini tapi bisa bikin agak luka di hati ketika melihatnya. Sebab bisa saja hanya luka atau terjadi goresan di situ, sementara kondisi eksterior mobil masih mulus tanpa cacat.


Cukup mudah kok menghilangkan atau menghaluskan goresan yang terdapat pada handel pintu mobil, utamanya pada pintu supir dan pintu penumpang depan yang sering dibuka tutup. Goresan pada bagian dalam handel pintu ini tidak perlu cat ulang kembali.

Solusinya cukup dengan memoles sendiri pada bagian itu dengan memakai bahan-bahan yang biasanya untuk memoles mobil. "Bila terdapat goresan, gosoklah dengan kompon putih dengan mengguanakan kain berbahan kaos lembut".

Hal ini praktisi diyakini pemilik salon mobil. "Caranya mudah cukup dengan mengoleskan bahan kaos dengan kompon putih guna meratakan cat mobil lalu gosok dengan perlahan tapi dengan agak sedikit ditekan.

Setelah melakukan pemolesan, lakukan tahap finishing dengan memakai obat poles yang banyak tersedia di pasaran. Tunggu sekitar 10 menit setelah dioles agar meresap pada cat mobil. 


Lalu gosok kembali pelan-pelan dengan memakai kain berbahan kaos. Untuk obat poles bisa membeli produk car care seperti Meguiars, 3M, Kit dan berbagai macam produk lainnya yang terdapat pada toko-toko khusus perawatan bodi mobil. "Lebih baik mengelap finishingnya dengan kain lap berbahan micro fiber agar tampak lebih cemerlang".


Sekarang scratch mark sudah samar. Untuk mencegah hadirnya kembali goresan menyebalkan, bisa aplikasi lapisan tahan gores. “Tahap terakhir setelah dilakukan pemolesan, bisa tempelkan lakban bening supaya menghindari kembali goresan yang diakibatkan oleh kuku serta tidak merusak keindahan dari sebuah mobil".

Senin, 21 November 2011

Langkah - Langkah Yang Dilakukan Pasca Membeli Mobil Bekas

Setelah  mendapatkan mobil bekas pilihan anda, ada dua hal penting yang perlu di ketahui. Pertama, melakukan inspeksi serta check and recheck  sebelum transaksi. Kedua, prosedur pascabeli. Langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah dengan memeriksa mesin, sasis dan bodi. Hal ini untuk menentukan apa saja yang perlu diganti atau diperbaiki.

  • Periksa pada mesin dan transmisi : Sudah seharusnya bila selesai bertransaksi, sebaiknya langsung mengganti semua pelumas, mengganti seluruh filter dan melakukan tune-up. Utamanya soal pelumas dan filter (udara, oli, bahan bakar), sebaiknya diganti semua, sehingga kita mengetahui jadwal penggantian yang tepat.
  • Periksa juga kondisi pasokan bahan bakar, setelah melakukan dengan tune-up, baik yang masih menggunakan karburator ataupun injeksi berikut saluran dan pompa bahan bakarnya. Sebab ketidak beresan di bagian ini berefek pada performa dan konsumsi bbm.
  • Untuk melanjutkannya dengan memeriksa dan jangan ragu untuk mengganti timing belt  bila kondisinya sudah tak layak. Lakukan hal yang sama dengan v-belt.
  • Periksa ke sistem pendinginan mesin. Kuras dan ganti air radiator, termasuk yang ada di tabung resevoir. Untuk mesin yang menggunakan electric fan,  periksa apakah putaran motor listriknya masih cukup kencang. Sebab bila sudah lemah, mobil kerap mengalami overheat  saat terjebak kemacetan.
  • Periksa pada sistem kelistrikan. Untuk yang masih menggunakan aki konvensional, periksa jumlah dan kondisi air akinya.
  • Jika ada gelembung udara, berarti sel aki tersebut mendidih dan kemampuannya menyimpan arus sudah berkurang. Lakukan servis AC dengan mengganti oli kompresor berikut refrigerant-nya serta membersihkan unit internal AC.
  • Apabil mobil bekas sudah berusia 10 tahun lebih atau odometer sudah kembali ke 0, idealnya turun mesin. Walau tak ada part yang aus, Anda dapat memastikan kondisi mesin dan membersihkan tumpukan kerak. Ini menghemat pengeluaran tak terduga di kemudian hari yang acap lebih tinggi dari biaya turun mesin.

Kamis, 10 November 2011

Tips Menghemat Biaya Operasional Mobil Bekas

Mobil adalah merupakan alat transportasi penting yang masuk dalam kelompok kebutuhan sehari-hari. Sama seperti yang lain dalam kelompok itu, kebutuhan transportasi harus dibuat seirit dan se-efektif mungkin agar tidak menggangu stabilitas neraca keuangan rumah tangga.
  
Konfigurasi mesin empat silinder segaris lebih hemat dari V6 ataupun V8 yang peformanya jauh lebih baik. Mobil bekas yang ringan, kecil juga lebih bersahabat soal bensin.

Hal ini dirasakan terutama di kota-kota besar. Penghematan bisa dimulai ketika membeli mobil. Memilih mobil bekas bisa menghemat sekian juta rupiah dibandingkan mobil baru dari model yang sama (tentu yang masih baik dan layak), Demikian pula pajak yang harus dibayarkan, juga lebih hemat.

Jika saat ini anda sudah memiliki mobil bekas, anda masih bisa melakukan penghematan dengan langkah-langkah sederhana berikut tips menghemat biaya operasional mobil bekas yang sesuai akal sehat :

  • Pakai bahan bakar rekomendasi pabrik : Kalau mobil anda dirancang untuk memakai premium, ya beli premium. Membeli bensin yang lebih mahal tidak memberi keuntungan yang signifikan. Hanya saja, hati-hati dengan premium bertimbal yang masih saja dijual Pertamina. Bensin ini cenderung menghasilkan timbunan kerak di ruang bakar dalam jangka panjang.
  • Perlakukan mobil secara lembut dan hati-hati : Jalankan mobil dengan lembut dan halus. Bawalah mobil ke kecepatan ideal/jelajah dengan cepat tapi jangan kasar. Usahakan untuk stabil di kecepatan itu. Ini akan menghemat bensin. Hindari kebiasaan ngebut dan ngerem berulang-ulang. Menjalankan mobil dengan lembut, bukan saja menghemat bensin tapi juga memperpanjang umur mesin, transmisi dan rem.
  • Jangan memanaskan mesin terlalu lama : Kebiasaan memanaskan mesin itu baik, tapi jangan terlalu lama. Karena bensin yang terbakar itu tidak membawa anda kemana-mana. Lagipula mobil lebih cepat panas ketika dikendarai. Apalagi teknologi mobil sekarang tidak membutuhkan waktu pemanasan bermenit-menit. Jadi buat apa buang bensin dengan, ritual pemanasan berlama-lama.
  • Tidak harus bengkel resmi : Dealer resmi tentu dilengkapi dengan peralatan modern dan berpengalaman memperbaiki mobil produksinya. Tapi bengkel resmi biasanya lebih mahal dari bengkel biasa. Jadi ada baiknya mencari bengkel biasa dengan mekanik berpengalaman dan profesional untuk melakukan perawatan rutin mobil anda. Sedangkan pada kasus-kasus tertentu yang tergolong sulit dan jarang terjadi, lebih baik manfaatkan bengkel resmi. Biasakan menyimpan catatan perawatan mobil setiap kali mobil masuk bengkel. Catatan ini akan sangat berguna kelak bila mobil akan dijual kembali.
  • Periksa ban mobil : Seringkali pengendara lalai memeriksa ban mobil. Padahal ban yang kurang tekanan anginnya membutuhkan energi lebih besar untuk menggulirkannya, selain lebih cepat aus. Cek ban minimal sebulan sekali pada kondisi dingin. Tekanan yang direkomendasikan biasanya tertera di buku manual ataupun di bagian dalam mobil. Kebiasaan ini akan memperpanjang umur ban yang sekarang mahal harganya. 
  • Hati-hati dengan rak atap (roof rack) : Mungkin tidak pernah terpikirkan bahwa menempatkan barang di roof rack akan menyebabkan bensin mejadi lebih boros. Kenyataannya terganggunya aliran udara akibat penempatan barang itu menyebabkan mesin harus bekerja lebih keras dan ini berarti bensin lebih banyak. Bila dilengkapi AC, biasakan untuk menutup semua jendela, karena jendela yang terbuka akan mengganggu aliran udara dan menciptakan hambatan baru.
  • Sabuk pengaman bukan hiasan: Manfaatkan sabuk pengaman, karena perangkat ini terbukti memberikan perlindungan optimal ketika terjadi benturan. Risiko cidera bisa dikurangi, demikian pula biaya perawatan rumah sakit.
  • Perawatan secara teratur : Kebiasaan merawat mobil termasuk ganti oli secara reguler pada akhirnya akan menekan biaya operasional, karena mobil beroperasi dalam kondisi puncak dan jarang rusak. Mesin yang tidak di tune up menyerap bensin 10-20 persen lebih banyak dari yang rajin dirawat. Mesin-mesin modern yang dikontrol komputer memang tidak membutuhkan tune up sesering mesin lama, tapi tetap harus dirawat. Pastikan mobil dirawat sesuai jadwal yang ada pada buku manual. Bertindak sigap ketika mendengar atau merasakan suara, getaran dan bau yang berbeda, akan banyak membantu mengurangi risiko kantong kering.

Rabu, 09 November 2011

Tips Pengereman Pada Mobil Bekas Di Jalan Basah

Menurut kemampuan dan jarak pengereman tiap mobil bekas tentu berbeda. Sistem rem, bobot kendaraan dan beban yang diangkut, kecepatan kendaraan, bentuk dan profil ban, kondisi jalan serta reaksi pengemudi dan teknik pengereman menjadi faktor yang membedakan. berikut dibawah ini  tips pengereman pada mobil bekas di jalan basah

Dengan frekuensi hujan yang mulai datang saat ini yang terkadang tak menentu, tentu membuat cara mengemudi sedikit berbeda. Baik saat melaju, bermanuver atau melakukan pengereman. Kondisi permukaan jalan yang basah menjadi kendala tambahan yang harus dihadapi pengemudi.

Namun kenyataannya permukaan jalan basah yang dijumpai tidak hanya lapisan tipis air saja. Tapi juga ada genangan air atau lapisan yang berisi campuran air dengan tanah. Atau malah luapan air yang membanjiri jalan. Dengan beragam kondisi itu, tingkat licin jalan juga berbeda. Bahkan untuk beberapa mobil yang terpaksa melewati area banjir, kemampuan pengeremannya dapat berkurang.

Perlu adaptasi meski pengereman darurat jarang dilakukan, namun Anda dan mobil harus siap pada saat dibutuhkan. Namun sebelum membahas teknik pengereman untuk menghadapi kondisi jalan licin, sebaiknya pahami dulu sistem rem mobil Anda.

Umumnya, mobil saat ini dilengkapi rem cakram di kedua roda depan dan teromol di belakang. Tapi ada pula yang dilengkapi dengan rem cakram di keempat rodanya. Ada mobil yang sudah mengaplikasi Antilock Braking System berikut fitur Electronic Brake Distribution dan Brake Assist. Dengan mengetahui sistem rem mobil Anda, maka cara pengereman pun bisa berbeda.

Pada permukaan basah atau berlumpur, jika mobil telah dilengkapi sistem ABS + EBD + BA, pengereman darurat bisa dilakukan dengan menginjak penuh pedal rem. Namun pada beberapa mobil, pedal rem terasa empuk dan agak melawan tekanan kaki Anda. Maka yang dibutuhkan adalah tendangan yang kuat menginjak pedal rem agar kerja optimal dari sistem rem tercapai.

Hasilnya, sistem menjaga ban tidak mengunci dan mobil masih bisa diarahkan. Dan Anda dapat terus memberi input  pada setir untuk mengarahkan mobil ke tempat yang aman atau menghindari objek di depan.

Sementara pada mobil yang tidak dilengkapi ABS, cara pengereman yang dilakukan adalah dengan cara memompa (pulse braking) dengan tekanan dan frekuensi tetap. Artinya, Anda mengikuti prinsip kerja dari ABS agar pengendalian mobil masih bisa dilakukan.

Cara lainnya adalah menginjak kuat pedal rem hingga ban nyaris mengunci. Jika sampai mengunci, maka mobil akan menggelosor tanpa bisa dikendalikan. Lepas dan tekan kembali pedal rem agar ban tetap dapat traksi. Nah, kedua cara itu tadi perlu adaptasi, sehingga tak ada salahnya jika Anda sering berlatih melakukan pengereman darurat.

Berikutnya adalah permukaan jalan yang digenangi air sehingga menyebabkan gejala mengambang (aquaplanning) dan basah bergelombang. Tingkat kesulitan pengereman pada kedua kondisi jalan ini lebih tinggi. Pasalnya, traksi ban menurun drastis, terlebih pada kecepatan lebih tinggi.

Mobil pun seakan melayang di atas permukaan jalan dan mudah kehilangan pengendalian. Maka waspadai dan sebisa mungkin hindari melintas dengan kecepatan tinggi pada kedua permukaan jalan itu. Tapi di saat benar-benar kritis, Anda dapat melakukan kedua cara pengereman di atas sambil berupaya mengarahkan mobil ke tempat yang aman.

Beberapa ruas jalan kerap banjir saat musim hujan tiba. Jika Anda terpaksa melintasinya, pastikan sistem rem Anda tetap berfungsi normal. Sesudah melewati area banjir, injak pedal rem beberapa kali sambil berjalan pelan. Hal ini untuk menghilangkan lapisan air yang ada pada permukaan teromol atau cakram rem. Sehingga saat dibutuhkan pengereman, tidak ada yang menghalangi kontak dengan sepatu rem.