Jumat, 27 Mei 2011

Tips Agar Sepeda Motor Tetap Irit

Seandainnya harga bensin positif naik, enggak cuma pemilik mobil yang teriak-teriak. Pemakai motor pun ikutan dongkol lantaran kantongnya makin terkuras. Apalagi rakyat bikers kebanyakan golongan paling rentan terkena dampak kenaikan BBM. Namun apa mau dikata, BBM melambung sudah di depan mata. Agar tidak menguras kantong, usahakan agar motor tetap irit. Segala bentuk modifikasi yang justru bikin motor boros dikembalikan ke standar. Kalo perlu pasang perangkat yang sudah terbukti bikin irit. 

  • Pengapian : Lejutan api yang besar serta timing yang tepat sangat dubutuhkan saat proses pembakaran. Makanya cek kondisi busi, koil serta CDI jangan sampai menurun performanya. Jika perlu ganti CDI dengan tipe racing yang memiliki spek kurva sesuai dengan motor standar. Misalnya pakai CDI XP202, BRT atau Rextor. Hasil test OTOMOTIF, aplikasi CDI racing terbukti mampu menghemat bensin.
  • Mesin  : Jeroan mesin yang sudah aus bikin tenaga ngedrop. Udah larinya enggak ada tapi justru minum bensin berlebih. Misal piston baret, ring lemah, klep bocor atau paking head bocor. Jika ini terjadi pada motor anda segera perbaiki. Pokoknya jeroan mesin harus dikembalikan seperti kondisi standar.
  • Tekanan Ban : Mungkin dikira sepele. Tapi kondisi ban yang kempis bikin tarikan motor jadi berat. Ujung-ujungnya dibutuhkan minum bensin lebih banyak. Apa susahnya sih tambah angin.
  • Karburator : Jika spuyer karburator sudah tidak standar lagi atau pernah diganti dengan ukuran lebih besar, sebaiknya dikembalikan ke ukuran standar. Kondisi jarum skep berikut dudukannya (needle jet) yang telah aus sebaiknya diganti baru. "Ciri-ciri needle jet aus, saat digas mesin brebet. Disertai asap knalpot warna hitam. Kondisi seperti ini pasti bikin motor boros. Jangan lupa filter udara dipasang dan dibersihkan.




Kamis, 26 Mei 2011

Tips Menggunakan Sabuk Pengaman

Menggunakan sabuk pengaman dapat menyelamatkan jiwa. Setiap tahun pabrikan otomotif meningkatkan persyaratan keselamatan untuk mobil baru. Diantara banyak teknologi baru, sabuk pengaman tetap menjadi sarana dasar untuk melindungi pengemudi dan penumpang.

Untuk mendapatkan perlindungan yang maksimal dari sabuk keselamatan, maka kita perlu tahu bagaimana penggunaannya secara benar. Berikut beberapa tips yang perlu diingat saat menggunakan sabuk pengaman :
  • Sabuk pengaman harus terbuat dari bahan dan konstruksi yang benar. Bahan tidak mudah sobek, mekanismenya dapat ditarik secara perlahan, mengunci pada saat ditarik dengan tiba-tiba dan tidak terlepas saat ditarik secara tiba-tiba. Ganti segera sabuk keselamatan yang sudah tidak memenuhi standar atau pernah terpakai dalam suatu kecelakaan. Walau kerusakannya tidak terlihat, tetapi tidak dapat dipastikan sabuk dapat bekerja dengan baik.
  • Sabuk pengaman tidak akan melakukan fungsinya dengan baik jika tidak dipakai dengan benar. Sabuk harus ditempatkan di atas bahu.
    Jika hal ini tidak nyaman, Anda dapat membeli bantalan sabuk bahu. Bantalan dapat melindungi leher dan bahu dari gesekan dengan sabuk.
    Kencangkan pula sabuk pengaman. Sabuk yang terlalu longgar akan membuatnya tidak efektif melindungi saat terjadi kecelakaan.
  • Sabuk keselamatan jangan terpelintir. Posisikan sabuk keselamatan tidak terpelintir pada saat mengaitkan. Hal ini mencegah cidera bila terjadi benturan.
  • Pastikan benar cara penggunaan sabuk nya. Hal ini untuk memastikan bahwa pengait sudah benar-benar terkunci dan tidak akan terlepas pada saat terjadi tabrakan.
  • Pastikan pas dengan tubuh. Gunakan sabuk pengaman yang pas dengan tubuh. Posisi sandaran kursi tidak terlalu kebelakang, sabuk jangan melintang di leher, tali pinggul pada lingkar pinggul bukan pada lingkar perut dan tidak menggunakan klip atau penjepit lain bila sabuk keselamatan kedodoran.
  • Digunakan hanya untuk 1 orang. Sabuk pengaman didesain untuk satu orang di satu tempat duduk. Untuk anak-anak dapat menggunakan bantuan tempat duduk agar dapat menggunakan sabuk sendiri dan tidak dipangku oleh orang tua.
  • Hindari benda-benda asing masuk ke dalam pengait. Hal ini untuk mencegah pengait tidak terkait dengan sempurna.
Demikian tips-tips yang dapat digunakan pada saat menggunakan sabuk pengaman.

Rabu, 25 Mei 2011

Cara Mengatasi Karburator Banjir

Karburator merupakan elemen yang sangat vital bagi kendaraan anda. Penyebab yang paling sering terjadi adalah pada pelampung dan lubang jarum. Cara mengatasinya juga cukup gampang. 

Berikut penjelasan cara mengatasi karburator banjir :   
  • Karburator banjir dan sepeda motor mati mendadak saat jalan dan bila menemui bahan bakar mengalir deras hingga menyebabkan mesin mati mendadak, berarti Anda harus membuka dan membersihkan beberapa bagian. Pertama bersihkan lubang main jet dan pilot jet. Lakukan pembersihan dengan serabut tipis yang telah dibasahi dengan bensin. Selain itu, bersihkan pula saluran masuk utama bensin ke karburator dan cuci jarum pelampungnya.  Setelah itu pasang kembali. Sementara untuk penyetelan spuyer angin dan gas gunakan perbandingan 1 : 1, artinya kencangkan baut spuyer itu ke arah kanan. Setelah putra kembali spuyer ke arah kiri hingga putaran penuh sebanyak tiga putaran.Bila bensin hanya merembes atau menetes saja, maka tak perlu melakukan pembongkaran. Pasalnya, itu dikarenakan oleh jarum pelampung karburator tersumbat partikel atau kotoran halus. Anda cukup memukul-mukul karburator dengan gagang obeng beberapa kali agar sumbatan itu berpindah dari lubang jarum.
  • Komponen aus dan cara mengatasinya Selain karena kasus-kasus tertentu, karburator banjir juga bisa dikarenakan karena komponen-komponen yang ada di dalamnya telah aus seiring dengan umur pemakaian. 
          Ada beberapa penyebab dan cara mengatasinya :
  • Jarum pelampung dan wilayah sekitar jarum telah aus, sehingga saluran pembuangan tidak bisa tertutup dengan rapat. Akibatnya bahan bakar menetes alias banjir. Cara mengatasinya dengan melakukan skir area jarum pelampung dan menyetel kedalaman jarum pelampung.
  • Pelampung bocor sehingga tidak bisa berfungsi dengan normal. Cara untuk mengatasinya paling aman dan tepat sasaran adalah dengan mengganti dengan yang baru. Pasalnya bila dilakukan penambalan belum tentu tepat dan kuat sehingga justru akan menyengsarakan anda.
  • Katup vakum otomatis atau biasa disebut auto choked valve selang bensin telah aus. Akibatnya, bensin akan mengalir terus ke karburator meski mesin motor dalam kondisi mati, akibatnya karburator banjir. 
  • Cara satu-satunya untuk mengatasi persoalan ini adalah menggantinya dengan komponen baru. Pasalnya, bila katup itu telah aus sulit melakukan perbaikan. Kalau pun dipaksakan tidak akan bertahan lama, hasilnua anda pun akan dirongrong oleh persoalan ini.
 




Selasa, 24 Mei 2011

Tanda – Tanda Penyebab Sepeda Motor Mogok

Apakah motor anda kerap mendadak mati saat melaju alias mogok atau tiba-tiba mati saat mesin panas ? Itu berarti proses pengapian di ruang bakar mesin tidak berjalan sempurna atau bahkan hilang. Bicara soal pengapian, bukan hanya pada busi saja tetapi juga komponen lain yang juga

berperan dalam proses tersebut. Ada tiga komponen yaitu busi, koil, dan CDI. Apabila masing-masing dari komponen tersebut ada yang bermasalah, maka masalah tersebut memiliki gejala yang berbeda.

  • Masalah pada busi : Pada umumnya, sepeda motor yang businya telah aus atau bermasalah akan mati mendadak kala putaran mesin rendah atau saat melaju dalam kecepatan rendah. Saat dinyalakan mesin lama sekali hidup. Atau bisa hidup dan kemudian mati lagi dan begitu berulang-ulang. Hal itu dikarenakan logam yang ada di dalam busi sudah tidak sensitif menghantarkan arus listrik dan diubah menjadi titik api. Gejala lain juga kerap ditemui adalah saat laju kendaraan konstan mesin tetap stabil. Namun, di saat tuas gas ditarik untuk meningkatkan kecepatan, tiba-tiba mesin brebet atau berpotensi mati. Bahkan pada kasus-kasus tertentu timbul suara ledakan dari knalpot. Bila menemui gejala seperti itu, sebaiknya anda mengecek kondisi busi. Caranya lepas busi dari dudukan dan biarkan kabel busi masih tersambung di ujung busi. Setelah itu tempelkan kepala busi di badan mesin dan starter mesin. Amati dengan seksama, adakah percikan api yang berasal dari kepala api saat mesin dihidupkan? Bila tidak berarti busi telah aus atau bermasalah, sehingga wajib diganti. 
  • Masalah pada koil : Komponen ini berfungsi untuk untuk menaikkan voltage dari aki atau baterai kering. Berkat koil tegangan listrik dapat dinaikkan dan pembakaran di ruang bakar mesin lebih sempurna. Gejala yang kerap ditemui pada koil mirip dengan permasalahan di busi, yaitu mesin tersendat atau sulit sekali dihidupkan. Berbeda dengan busi yang bermasalah yang kadang menimbulkan suara ledakan di knalpot, koil tidak. Hal itu dikarenakan fungsi koil yang berperan sebagai pendokrak tegangan arus listrik dari aki. Cara mengecek komponen ini masih baik atau tidak sama seperti pengecekan busi, yaitu tempelkan kabel koil ke badan mesin lantas starter mesin. Bila terdapat percikan api jangan buru-buru menyimpulkan koil masih bagus. Masih harus dicek ulang dengan memasang busi, bila ternyata tidak ada percikan api berarti koil telah loyo dan tidak berfungsi optimal. Karena fungsi koil untuk memperbesar arus listrik ? Kalau ternyata arus di busi tidak ada yang komponen itu berarti tidak berfungsi lagi.
  • Masalah pada CDI : Beberapa gejala Capasitor Discharge Ignition (CDI) yang rusak mirip dengan busi atau koil yang bermasalah. Mesin tiba-tiba tersendat dan mati. Saat dinyalakan mesin cepat hidup namun setelah mesin panas kembali mati. Pasalnya, CDI yang berperan dalam mengatur timing pengapian dari proses pembakaran campuran bahan bakar dan udara di ruang bakar mesin tidak berfungsi optimal. Bila motor yang telah mengalami ubahan yaitu peningkatan kompresi mesin maka wajib mengganti CDI atau paling tidak menggeser kurva pengapian dengan menggeser pulser jika menggunakan CDI standar. Karena kalau tidak, akan terus mengalami gejala-gejala mesin mbrebet atau sering. Pada umumnya pengapian standar dari sepeda motor yang bersangkutan tidak sesuai dengan karakteristik mesin. Cara untuk memperbaiki agak rumit. Sehingga disarankan untuk membawanya ke bengkel atau menggantinya.
Penyebab sepeda motor mogok memang bermacam-macam. Namun, dalam kondisi normal dan yang paling kerap menjadi penyebab utama kendaraan sepeda motor  itu mogok adalah ketiga komponen ini. 



Senin, 23 Mei 2011

Cara Merawat Ban Pada Mobil

Bagaimana cara merawat ban pada mobil agar lebih awet dan tahan lama ? Menurut data yang terdapat pada Departemen Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional, sebanyak 660 kasus kecelakaan lalu lintas diakibatkan oleh kurangnya tekanan angin dalam ban dan memakan korban luka berat sebanyak 33 ribu per tahun.
Berikut  ini adalah cara-cara perawatan ban mobil : 
  • Tekanan Angin Lakukan pemeriksaan berkala, paling tidak sebulan sekali dan jagalah agar ukuran tekanan ban mobil Anda selalu pada batasan yang proporsional. Sehingga mobil Anda siap untuk digunakan, jika sewaktu-waktu anda butuhkan.

  • Saat Tepat Mengukur Tekanan Angin Untuk pengukuran yang valid terhadap tekanan ban mobil Anda, periksalah ban saat suhu mereka dingin. Jika mobil anda habis menempuh perjalanan jauh, tunggulah kurang lebih tiga jam.

  • Biasakan untuk selalu memeriksa tekanan ban mobil anda, paling sedikit sekali sebulan dan terutama sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Ban dengan tekanan yang kurang memadai akan menyebabkan ban mudah panas karena gesekan yang besar dengan aspal, sehingga ban cepat aus dan bisa membahayakan keselamatan mengemudi. Anda harus hapal dengan tekanan yang proporsional dari ban mobil anda. Ukuran tekanan ban yang pas bisa dilihat pada stiker yang menempel di bagian dalam dari pintu kendaraan Anda, atau pada buku petunjuk pemilik kendaraan. 
  • Perhatikan Alur Bunga Ban Perhatikan ketebalan bunga jangan sampai nampak ply/benang .Jika sudah nampak benang berarti ban mobil Anda telah gundul. . Jika ban anda sudah tidak beralur, maka saatnya bagi mobil anda untuk ganti ban.

  • Pemakaian Yang Memilih Jalur Jagalah ban mobil Anda dari lobang di jalan. Sebab lobang yang terlalu besar tak hanya bisa merusak ban mobil Anda, melainkan juga akan mengganggu keseimbangan atau balance dari ban mobil.
  • Penggantian Ban : Buatlah jadwal. Pastikan Anda menukarkan ban mobil Anda antara yang di depan dengan yang di belakang tiap 6000 mil, agar menyeragamkan kondisi seluruh ban dan mempertahankan masa pakai ban lebih lama.

  • Penutup pentil ban : Jangan mengendarai mobil dengan ban yang tanpa penutup pentilnya. Mengemudikan mobil dengan ban tanpa penutup pentil bisa jadi menyebabkan kebocoran udara dari dalam ban dan bisa mengakibatkan ban kekurangan tekanan.

  • Balancing : Periksalah keseimbangan atau balance dari ban mobil Anda secara periodik, untuk menghindari putaran ban yang tak stabil. 

  • Perhatikan daya beban muatan yang harus dimuat oleh mobil anda. Jika muatan melebihi kapasitas maksimal dapat menimbulkan tekanan yang berlebih pada ban mobil anda dan itu bisa sangat membahayakan.

  • Jangan menunggu hingga ban rusak.
Demkian sekilas cara-cara merawat ban mobil yang harus diperhatikan dan ban kendaraan lainya pada umumnya. Karena perawatan adalah bagian dari misi hidup anda dan penghematan adalah hal yang harus anda lakukan.